Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA diplomasi pemerintah Indonesia untuk membebaskan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di Selat Hormuz mulai menemui titik terang. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi bahwa otoritas Iran telah memberikan respons positif terkait izin melintas bagi kedua kapal tersebut.
Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Kemlu tengah mematangkan prosedur teknis agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat segera keluar dari zona konflik dengan aman.
“PIS bersama Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Vega dikutip dari Antara, Sabtu (28/3).
Hingga saat ini, kedua kapal tanker tersebut dilaporkan masih berada di kawasan Teluk Arab/Teluk Persia. Vega menekankan bahwa prioritas utama perusahaan adalah menjamin keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan fisik kapal beserta muatannya.
Sebagai informasi, Pertamina Pride dioperasikan khusus untuk pemenuhan cadangan energi nasional, sementara Gamsunoro melayani distribusi energi untuk pihak ketiga.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik,” tambah Vega sembari mengapresiasi dukungan penuh dari Kemlu RI dalam menangani situasi darurat ini.
Situasi di Selat Hormuz memanas dan sempat ditutup akibat pecahnya peperangan antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran sejak Februari lalu. Sejak penutupan jalur vital tersebut, PIS dan Kemlu secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait di Teheran.
Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, memastikan bahwa koordinasi intensif melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah membuahkan hasil.
“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” kata Nabyl pada Jumat (27/3).
Meski telah mendapatkan sinyal hijau dari Teheran, pemerintah belum memberikan kepastian waktu kapan kedua kapal tanker tersebut benar-benar bisa keluar dari Selat Hormuz. Saat ini, langkah tindak lanjut masih difokuskan pada pemantapan aspek teknis dan operasional di lapangan guna menghindari risiko selama proses evakuasi berlangsung.
(Ant/P-4)
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) wakafkan 1.600 mushaf Al-Qur'an dan 5.000 liter minyak goreng ke Kopassus dan Kemenlu untuk perkuat spiritualitas Ramadan 2026.
Kementerian Luar Negeri mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran akibat situasi Timur Tengah yang tidak menentu. 22 WNI dijadwalkan tiba hari ini di Bandara Soekarno-Hatta.
Selain mendorong para pihak untuk menahan diri, Indonesia turut mendesak supaya ketegangan segera diredakan serta langkah-langkah negosiasi melalui dialog.
Kemlu RI dorong penyelidikan ledakan kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz. Tiga ABK WNI masih dalam pencarian, sementara satu orang dalam perawatan di Oman.
BPH Migas memastikan pasokan BBM aman di jalur Bogor-Puncak-Cianjur saat arus wisata Lebaran 2026. Layanan motoris BBM juga disiagakan.
Seluruh infrastruktur mulai dari Terminal BBM hingga SPBU di jalur kritikal telah disiagakan 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat
Wilayah penyangga seperti Maros bahkan mencatatkan stok di atas 10.200 liter per SPBU, yang berfungsi sebagai buffer supply jika terjadi lonjakan konsumsi mendadak di Makassar.
Safari Ramadan merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
PERTAMINA mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dan sesuai dengan kebutuhan seraya memastikan ketersediaan pasokan BBM selama Idulfitri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved