Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Biaya Perang Ukraina Habis di Juni 2026

Cahya Mulyana
27/3/2026 22:11
Biaya Perang Ukraina Habis di Juni 2026
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky(AFP)

PEMERINTAH Ukraina diprediksi akan kehabisan uang untuk mendanai operasi tempurnya pada Juni nanti di tengah kesulitan mendapatkan bantuan keuangan dari Barat, menurut laporan Bloomberg, Jumat, dengan mengutip perhitungan dari pejabat negara itu.

Sebelumnya, Kamis (26/3), Kepala Komite Keuangan Parlemen Ukraina, Danylo Hetmantsev, mengatakan bahwa pihaknya berada di ambang bencana keuangan.

Dia menambahkan bahwa pinjaman Uni Eropa sebesar USD106 miliar dan memorandum dengan Dana Moneter Internasional (IMF) berisiko gagal.

Hetmantsev pun mendesak para anggota parlemen untuk mulai bekerja memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk melanjutkan pendanaan eksternal. Menurut laporan tersebut, kombinasi faktor-faktor tersebut mengancam bantuan bernilai puluhan miliar euro dari sponsor utama Uk

Bloomberg melaporkan bahwa itu termasuk pinjaman Uni Eropa yang diblokir Hungaria serta pinjaman IMF yang bergantung pada Kiev dengan menerapkan reformasi pajak—sesuatu yang hingga kini gagal dicapai Ukraina.

Program pasokan senjata Daftar Prioritas Kebutuhan Ukraina (PURL) NATO juga menghadapi tantangan. Duta Besar Ukraina untuk NATO, Alena Getmanchuk, mengatakan kepada Bloomberg bahwa sebagian besar peralatan didanai oleh sekelompok kecil negara, sehingga semakin sulit untuk meminta bantuan.

Menurut perhitungan Kiev, Ukraina memerlukan USD15 miliar (sekitar Rp254 triliun) tahun ini untuk membeli senjata Amerika, dengan total kebutuhan bantuan luar negeri mencapai USD52 miliar (sekitar Rp883 triliun).

Defisit anggaran Ukraina telah mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengandalkan bantuan Barat untuk menutupinya. Anggaran tahun 2026 disahkan dengan defisit 1,9 triliun hryvnia atau setara USD45 miliar (sekitar Rp764 triliun).

Kiev terus bergantung pada pembiayaan eksternal untuk menutupi kesenjangan anggaran, meskipun mitra Barat terus memperingatkan bahwa Ukraina harus menemukan sumber pembiayaan sendiri. Paket bantuan baru juga menghadapi perdebatan panjang di negara-negara donor. (Ant/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya