Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa draf perjanjian jaminan keamanan antara negaranya dan Amerika Serikat telah rampung sepenuhnya.
"Bagi kami, jaminan keamanan yang utama adalah jaminan dari Amerika Serikat. Dokumen tersebut sudah 100 persen siap," ujar Zelenskyy kepada awak media di Vilnius, Lituania, Minggu (25/1) waktu setempat.
Saat ini, Kyiv tengah menunggu konfirmasi dari pihak Gedung Putih mengenai waktu dan lokasi resmi penandatanganan kesepakatan tersebut. Setelah ditandatangani, dokumen tersebut akan diajukan ke Kongres AS dan Verkhovna Rada (parlemen Ukraina) untuk proses ratifikasi.
Terobosan di Abu Dhabi
Pernyataan Zelenskyy ini menyusul pertemuan trilateral perdana yang melibatkan negosiator dari Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat di Abu Dhabi, Emirat Arab, pada Jumat dan Sabtu lalu. Pertemuan tersebut dianggap krusial karena melibatkan tidak hanya diplomat senior, tetapi juga perwakilan militer dari ketiga belah pihak.
Meski belum menghasilkan kesepakatan damai (peace deal) secara menyeluruh, Zelenskyy menyebut proses negosiasi di Abu Dhabi berjalan produktif. Para negosiator dijadwalkan kembali ke meja perundingan pada 1 Februari mendatang.
Ganjalan Teritorial
Kendati ada kemajuan pada aspek jaminan keamanan, Zelenskyy mengakui masih ada perbedaan fundamental antara Kyiv dan Moskow, terutama terkait integritas teritorial.
Titik buntu utama terletak pada tuntutan Kremlin agar Ukraina menarik pasukannya dari beberapa wilayah di timur Ukraina yang diklaim telah dianeksasi oleh Rusia, meski wilayah tersebut belum sepenuhnya dikuasai oleh pasukan Rusia.
"Posisi kami tetap: integritas teritorial Ukraina harus dihormati," tegas Zelenskyy. "Amerika Serikat sedang mencoba mencari jalan tengah, dan semua pihak harus siap untuk berkompromi."
Selain jaminan keamanan militer, Zelenskyy juga terus mendesak agar Ukraina diterima menjadi anggota Uni Eropa pada tahun 2027. Baginya, keanggotaan Uni Eropa adalah bentuk jaminan keamanan ekonomi yang vital bagi masa depan Ukraina pascaperang. (DW/B-3)
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Donald Trump dan PM Inggris Keir Starmer untuk segera bertemu di tengah ketegangan diplomatik terkait konflik Iran.
Kanselir Jerman Friedrich Merz dan pemimpin NATO desak Donald Trump batalkan penangguhan sanksi minyak Rusia demi menjaga tekanan internasional terhadap Kremlin.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Kota pelabuhan Odesa kembali membara akibat serangan drone semalam. Satu orang dilaporkan tewas di tengah upaya negosiasi damai yang masih buntu.
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
PAUS Leo XIV memperingatkan pada Minggu (29/3) bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa mereka yang berperang karena konflik di Timur Tengah terus berlanjut di berbagai front.
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
JUTAAN warga di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan dalam aksi No Kings untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved