Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat menilai Rusia dan Ukraina telah mengambil langkah penting menuju penyelesaian konflik setelah kedua negara sepakat melanjutkan perundingan damai langsung yang dimediasi Washington. Kesepakatan itu dicapai usai pertemuan selama dua hari di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Sabtu (24/1) waktu setempat.
“Menurut saya, keberhasilan mempertemukan semua pihak saja sudah merupakan langkah besar,” kata seorang pejabat AS.
“Ini menjadi konfirmasi bahwa banyak kemajuan telah dicapai sejauh ini, terutama dalam merumuskan detail yang dibutuhkan untuk mencapai penyelesaian," tambahnya.
Pertemuan di Abu Dhabi menjadi dialog tatap muka pertama antara delegasi Rusia dan Ukraina dalam konteks rencana perdamaian yang didorong Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Kedua pihak terakhir bertemu langsung di Istanbul pada musim panas tahun lalu yang kala itu hanya menghasilkan kesepakatan pertukaran tawanan perang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pembahasan berlangsung intens dan konstruktif. “Banyak hal dibicarakan, dan yang terpenting adalah diskusi berjalan secara konstruktif,” kata Zelensky.
Pertemuan yang melibatkan perwira militer senior dari kedua pihak juga dilaporkan berlangsung dalam suasana konstruktif dan positif. Fokus pembahasan meliputi elemen-elemen yang belum terselesaikan dalam kerangka perdamaian usulan AS, termasuk langkah-langkah membangun kepercayaan.
Zelensky menegaskan inti perundingan tetap berkisar pada parameter untuk mengakhiri perang. Namun, baik Moskow maupun Kyiv mengakui status wilayah Donbas di Ukraina timur masih menjadi persoalan utama yang belum menemukan titik temu.
Meski diplomasi kembali bergerak, kebuntuan masih membayangi. Kremlin menegaskan kembali tuntutannya agar Ukraina menarik pasukan dari wilayah Donbas. Sementara itu, Kyiv menolak tuntutan tersebut.
Sejumlah draf awal rencana damai AS sebelumnya menuai kritik karena dinilai terlalu mengakomodasi kepentingan Rusia. Sementara itu, Moskow juga menolak versi lanjutan yang mengusulkan kehadiran pasukan penjaga perdamaian Eropa di Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin berulang kali menyatakan Moskow akan berupaya merebut kendali penuh atas Ukraina timur dengan kekuatan militer jika jalur diplomasi menemui kegagalan.
Jalannya perundingan juga masih dibayangi eskalasi militer. Menjelang hari kedua pertemuan, serangan drone dan rudal Rusia. Pemerintah Ukraina menuding Moskow merusak proses diplomasi dengan melancarkan serangan.
Suasana di Kyiv dilaporkan mencekam ketika warga berlarian mencari perlindungan saat ledakan menerangi langit malam. Banyak warga mengaku pesimistis akan tercapainya terobosan berarti.
“Mereka akan bilang semuanya baik-baik saja, lalu lagi-lagi tidak ada kesepakatan, dan roket akan kembali menghantam,” ujar Anastasia Tolkachov, warga Kyiv.
Serangan Rusia menyebabkan lebih dari satu juta warga di Kyiv dan Chernihiv kehilangan listrik. Sekitar separuh apartemen di Kyiv juga dilaporkan terputus dari sistem pemanas.
“Semua ini terus berulang. Ledakan, jami tidak bisa tidur dan kekhawatiran akan keselamatan anak-anak sangat melelahkan. Negosiasi yang berlangsung bahkan tidak memberi kami harapan," kata warga Kyiv, Iryna Berehova. (AFP)
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Presiden Donald Trump memberi Ukraina waktu kurang dari seminggu untuk menyetujui rencana 28 poin untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Pemerintahan Trump menyerahkan draf rencana damai kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ukraina dan AS sepakat melanjutkan pembahasan.
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Rusia menyatakan pada Jumat bahwa perundingan damai dengan Ukraina saat ini “dalam jeda”.
KETEGANGAN antara Rusia dan Ukraina meningkat menjelang dimulainya perundingan damai. Perundingan itu dijadwalkan berlangsung di Turki pada Kamis (15/5). Kedua pihak melontarkan hinaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved