Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Trump Klaim Kesepakatan Damai Ukraina-Rusia sangat Dekat, Eropa Ragu

Ferdian Ananda Majni
26/11/2025 10:44
Trump Klaim Kesepakatan Damai Ukraina-Rusia sangat Dekat, Eropa Ragu
Serangan Rusia di Ukraina.(Al Jazeera)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia semakin mendekati kenyataan. Namun, para pemimpin Eropa tetap skeptis karena serangan rudal Rusia terus menghantam wilayah Ukraina.

"Kita semakin dekat dengan kesepakatan," kata Trump yang terlihat semakin frustrasi karena hingga saat ini belum mampu memenuhi janjinya saat kampanye pemilu untuk segera mengakhiri perang. 

Rencana awal AS yang dinilai sangat menguntungkan Rusia kini telah direvisi menjadi proposal yang lebih memperhatikan kepentingan Ukraina.

Seorang pejabat Ukraina menilai versi baru tersebut jauh lebih menguntungkan, meski pejabat AS mengakui masih banyak isu kompleks yang harus diselesaikan.

Di sisi lain, Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak gagasan solusi cepat. Ia menilai jelas tidak ada keinginan Rusia untuk mencapai gencatan senjata atau menanggapi proposal baru yang lebih berpihak pada Ukraina.

Pembahasan intensif telah berlangsung sejak akhir pekan, ketika delegasi Ukraina dan AS bertemu di Jenewa, Swiss, untuk meninjau draft awal rencana 28 poin buatan Trump yang sempat memicu kontroversi.

Perundingan terbaru antara AS dan Rusia kemudian digelar di Abu Dhabi, sementara perwakilan dari 30 negara pendukung Ukraina melakukan pertemuan virtual pada Selasa.

Negosiator AS Dan Driscoll menyampaikan optimisme setelah bertemu delegasi Rusia. 

"Perundingan berjalan dengan baik dan kami tetap optimis," kata juru bicaranya. Gedung Putih juga menyatakan adanya kemajuan signifikan menuju penyelesaian perang, meski mengakui masih terdapat sejumlah detail rumit yang perlu diselesaikan.

Namun di lapangan, perang yang dimulai setelah invasi besar-besaran Rusia pada 2022 tak menunjukkan tanda mereda.

Serangan hebat mengguncang Kyiv sekitar pukul 01.00 waktu setempat, ketika gelombang drone dan rudal Rusia menghantam kota, menyebabkan kebakaran di beberapa gedung apartemen. Pejabat kota melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas. (AFP/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya