Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA kembali meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (5/2/dini hari. Serangan ini melukai sedikitnya dua orang serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas publik, termasuk sebuah gedung taman kanak-kanak (TK).
Ledakan pertama terdengar di Kyiv sekitar pukul 02.00 waktu setempat, disusul ledakan berikutnya pada pukul 04.15. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengonfirmasi bahwa serangan Rusia tersebut menyasar beberapa wilayah strategis, di antaranya distrik Obolonskyi, Darnytskyi, Shevchenkivskyi, dan Solomianskyi.
Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan sebuah gedung perkantoran empat lantai di distrik Shevchenkivskyi terbakar hebat. Sementara itu, di distrik Solomianskyi, sebuah gedung TK mengalami kerusakan parah dan jendela-jendela di empat bangunan sekitarnya hancur. Di distrik Obolonskyi, deretan mobil yang terparkir dilaporkan hangus terbakar akibat hantaman drone.
Eskalasi di Tengah Jalur Diplomasi
Serangan ini terjadi hanya berselang satu hari setelah Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat merampungkan putaran kedua pembicaraan trilateral di Abu Dhabi pada Rabu (4/2). Meski dialog damai dijadwalkan berlanjut hari ini, eskalasi militer di lapangan justru meningkat.
Sebelumnya, Rusia sempat menghentikan serangan singkat atas permintaan Presiden AS Donald Trump. Namun, jeda tersebut berakhir setelah Moskow melancarkan serangan musim dingin terbesar pada 3 Februari lalu dengan mengerahkan 71 rudal dan 450 drone yang menyasar infrastruktur energi di Kyiv, Kharkiv, dan Dnipro.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa "pintu penyelesaian damai tetap terbuka." Namun, ia menegaskan Rusia akan terus melanjutkan operasi militer hingga Ukraina mengambil "keputusan yang relevan," tanpa merinci poin keputusan yang dimaksud. Hingga saat ini, Presiden Vladimir Putin dinilai belum beranjak dari tuntutan maksimalisnya terhadap Ukraina. (Kyiv Independent/B-3)
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Presiden Donald Trump memberi Ukraina waktu kurang dari seminggu untuk menyetujui rencana 28 poin untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved