Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KREMLIN menyatakan belum tercapai “kompromi” terkait isu utama mengenai wilayah Ukraina. Hasil itu setelah pembicaraan selama berjam-jam antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff, serta menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah rangkaian upaya diplomasi intens dari Florida hingga Jenewa dan Abu Dhabi. Perundingan ini sebagai bagian dari dorongan Washington untuk memajukan rencana mengakhiri perang yang sebelumnya dianggap terlalu menguntungkan Moskow oleh sejumlah negara Eropa dan Ukraina.
“Sejauh ini kami belum menemukan kompromi, tetapi beberapa usulan dari Amerika bisa dibahas," ujar penasihat senior Kremlin Yuri Ushakov saat menjawab pertanyaan jurnalis mengenai wilayah Ukraina yang saat ini diduduki.
“Beberapa rumusan yang diusulkan tidak sesuai bagi kami, dan pekerjaan akan terus berlanjut," tambah Ushakov.
Ushakov menjelaskan rencana awal yang disampaikan AS terbagi dalam empat bagian, yang seluruhnya dibahas selama pertemuan lima jam di Kremlin. Menurutnya, ada beberapa poin yang dapat disepakati, namun Putin tetap menyampaikan sikap kritis, terhadap sejumlah usulan.
“Ada beberapa poin yang bisa kami sepakati. Tetapi presiden tidak menyembunyikan sikap kami yang kritis, bahkan negatif, terhadap sejumlah proposal.”
Meski demikian, ia menilai diskusi tersebut tetap bermanfaat. “Percakapannya sangat bermanfaat dan konstruktif,” ujarnya, seraya menambahkan pekerjaan besar masih menanti kedua pihak “baik di Washington maupun Moskow.”
Ketika ditanya apakah posisi kedua pihak menjadi semakin jauh setelah pertemuan tersebut. “Tidak semakin jauh, itu sudah pasti," tegas Ushakov.
Ushakov juga mengatakan kedua pihak sepakat untuk tidak mengungkapkan detail dari substansi negosiasi tersebut. (AFP/Z-2)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
RUSIA mengancam akan mewujudkan kiamat jika Donald Trump menepati janjinya merebut Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved