Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Perang Rusia-Ukraina: Daftar Peristiwa Penting, Hari ke-1.431

Haufan Hasyim Salengke
25/1/2026 13:08
Perang Rusia-Ukraina: Daftar Peristiwa Penting, Hari ke-1.431
Pada malam menjelang hari kedua perundingan, Rusia melancarkan serangan bertubi-tubi dengan drone dan rudal ke Ukraina, memutus aliran listrik bagi jutaan orang di tengah suhu di bawah nol derajat.(State Emergency Service of Ukraine)

BERIKUT adalah perkembangan penting dari hari ke-1.431 perang Rusia di Ukraina dan situasi pada Minggu, 25 Januari:

Pertempuran

-Pasukan Rusia melancarkan serangan besar lainnya ke Ukraina pada Sabtu (24/1) malam waktu setempat, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai empat orang di ibu kota, Kyiv, dan menyebabkan 1,2 juta properti tanpa listrik di seluruh negeri, menurut para pejabat.

-Administrasi militer Kyiv melaporkan serangan di setidaknya empat distrik di ibu kota dan mengatakan sebuah fasilitas medis termasuk di antara bangunan yang rusak.

-Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengatakan Rusia menargetkan ibu kota dan empat wilayah di utara dan timur negara itu.

-Walikota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan daerah yang paling terdampak di ibu kota adalah pinggiran timur laut Troyeshchyna, di mana 600 bangunan tanpa listrik, air, dan pemanas.

-Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 375 pesawat nirawak (drone) dan 21 rudal, termasuk dua rudal balistik Tsirkon yang jarang digunakan.

-Setidaknya 30 orang, termasuk seorang anak, juga terluka selama serangan yang sama di kota terbesar kedua di negara itu, Kharkiv. Wali Kota Ihor Terekhov mengatakan 25 drone telah menghantam beberapa distrik di kota itu. Di antara yang terkena adalah asrama untuk pengungsi dan dua fasilitas medis, termasuk rumah sakit bersalin, tulis Terekhov di Telegram.

-Menteri Energi Ukraina Denys Shmyhal menulis di Telegram pada Sabtu malam bahwa lebih dari 800.000 rumah tangga di Kyiv masih tanpa listrik, begitu pula 400.000 lainnya di wilayah Chernihiv, utara ibu kota.

-Wakil Perdana Menteri Oleksii Kuleba mengatakan lebih dari 3.200 bangunan di Kyiv masih tanpa pemanas pada larut malam, turun dari 6.000 pada pagi hari. Suhu malam hari berkisar sekitar -10 derajat celsius (14 derajat Fahrenheit).

-Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengecam serangan itu sebagai barbarik dalam sebuah pernyataan yang diposting di X. Ia menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin bertindak sinis karena melancarkan serangan di tengah pembicaraan trilateral yang dipimpin Amerika Serikat di Emirat Arab.

-Di Rusia, pasukan Ukraina melancarkan serangan besar-besaran di wilayah perbatasan Belgorod pada Sabtu (24/1), merusak infrastruktur energi, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa. Gubernur Vyacheslav Gladkov menggambarkan insiden itu sebagai penembakan paling besar di Kota Belgorod.

-Gladkov mengatakan serangan itu merusak situs-situs energi dan bahwa pecahan drone yang jatuh memicu kebakaran di halaman sebuah bangunan. Laporan dari daerah tersebut juga mengatakan penembakan dan suara ledakan telah berlangsung selama beberapa waktu.

-Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah menyelesaikan pengambilalihan Desa Starytsya di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina, dekat perbatasan dengan Rusia.

-Staf Umum militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah melancarkan enam serangan di area termasuk Starytsya. Namun, mereka tidak mengakui bahwa desa tersebut telah direbut oleh pasukan Rusia.

Diplomasi

-Ukraina dan Rusia mengakhiri hari kedua pembicaraan yang dimediasi AS di Abu Dhabi tanpa kesepakatan perdamaian, dengan lebih banyak pembicaraan diharapkan pada akhir pekan depan, di tengah serangan besar-besaran Rusia di seluruh Ukraina.

-Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menulis di X setelah pertemuan tersebut bahwa "fokus utama" dari diskusi tersebut adalah "parameter yang mungkin untuk mengakhiri perang", tetapi ia tidak mengatakan apakah para negosiator hampir mencapai kesepakatan.

-Lebih banyak diskusi diharapkan berlangsung pada Minggu depan di Abu Dhabi, menurut seorang pejabat AS yang berbicara kepada wartawan segera setelah pembicaraan tersebut. Pejabat yang meminta anonimitas tersebut menyebutkan adanya atmosfer saling menghormati di meja perundingan.  “Para negosiator benar-benar berupaya mencari solusi. Bertemunya semua pihak dalam satu meja merupakan langkah besar," ujar pejabat tersebut kepada wartawan tak lama setelah pembicaraan usai.

-Pejabat AS itu juga menyuarakan harapan untuk pembicaraan lebih lanjut, mungkin di Moskow atau Kyiv, di luar diskusi minggu depan di Abu Dhabi, menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah kemungkinan diskusi bilateral antara Putin dan Zelenskyy, atau pertemuan trilateral dengan keterlibatan Presiden AS Donald Trump.

-Seorang juru bicara pemerintah Emirat Arab yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa ada pertemuan tatap muka antara Ukraina dan Rusia di Abu Dhabi – hal yang jarang terjadi dalam perang yang hampir empat tahun lamanya yang dipicu oleh invasi skala penuh Rusia – dan mengatakan para negosiator membahas “elemen-elemen yang belum terselesaikan” dari kerangka perdamaian Trump.

-Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengisyaratkan prospek pembicaraan tambahan dengan delegasi Ukraina di Istanbul setelah negosiasi di Abu Dhabi, menambahkan bahwa Moskow tetap terbuka untuk melanjutkan dialog, lapor kantor berita negara Rusia, RIA. (Al-Jazeera/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya