Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Arab Saudi.
Pasalnya, Washington tidak menghendaki sekutu kayanya itu memangkas produksi minyak yang diikuti orginasi negara pengekspor minyak. OPEC+.
"Akan ada beberapa konsekuensi atas apa yang telah mereka lakukan, dengan Rusia. Saya tidak akan membahas apa yang saya pertimbangkan dan apa yang ada dalam pikiran saya. Tapi akan ada akan ada konsekuensinya," kata Biden.
Diketahui OPEC+ yang dipimpin Riyadh berniat memangkas produksi minyak. Selain ancaman sanksi, AS melalui anggota parlemen asal Partai Demokrat menyerukan pembekuan kerja sama dengan dengan Arab Saudi.
Pengurangan produksi minyak OPEC+ akan memberikan keuntungan kepada Rusia untuk mendanai perang di Ukraina. Selain Arab Saudi, Rusia juga termasuk negara kaya minyak.
Baca juga: Andalkan Ekspor Migas, Rusia Bertahan dari Sanksi AS dan Sekutunya
Senator Partai Demokrat dan Republik, Richard Blumenthal dari Connecticut dan Ro Khanna dari California memperkenalkan undang-undang yang akan segera menghentikan semua penjualan senjata AS ke Arab Saudi selama satu tahun.
Jeda ini juga akan menghentikan penjualan suku cadang dan perbaikan, layanan dukungan dan dukungan logistik. Namun rancangan sanksi itu harus disetujui Biden yang belum pasti menandatanganinya.
Yang pasti, kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, Biden menginstruksikan untuk meninjau ulang hubungan diplomatik dengan Riyadh.
"Inilah waktunya untuk melihat kembali hubungan ini dan memastikan bahwa itu melayani kepentingan keamanan nasional kita," katanya.
Sementara Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre mengatakan AS tidak memiliki batas waktu untuk peninjauan hubungan dengan Arab Saudi. Pasalnya Riyadh memiliki peran sentral yang dalam mengatasi masalah keamanan nasional yang lebih luas di Timur Tengah.
Blumenthal dan Khanna meluncurkan rancangan sanksi untuk Arab Saudi berupa rancangan undang-undang. Itu setelah Senator Robert Menendez dari Partai Demokrat mengatakan tidak dapat diterima bahwa OPEC+ telah bergerak untuk memangkas produksi minyak dan secara efektif membantu Moskow dalam perangnya terhadap Ukraina.
Menendez berjanji untuk menggunakan posisinya sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat untuk memblokir penjualan senjata ke Saudi di masa depan.
Menendez tidak memperingatkan Gedung Putih sebelum mengumumkan niatnya untuk memblokir penjualan senjata Saudi di masa depan.
OPEC+, yang mencakup Rusia serta Arab Saudi, pekan lalu mengumumkan akan memangkas produksi sebesar dua juta barel per hari. Pengurangan produksi juga merugikan upaya yang dipimpin AS untuk membuat perang tidak berkelanjutan secara finansial bagi Rusia.
Menteri Luar Negeri Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan pengurangan produksi minyak adalah murni urusan ekonomi.
Biden dan para pemimpin Eropa telah mendesak lebih banyak produksi minyak untuk menurunkan harga bensin dan menghukum Moskow atas agresinya di Ukraina.
Putin telah dituduh menggunakan energi sebagai senjata melawan negara-negara yang menentang invasi Rusia.
"Mereka tentu saja menyelaraskan diri dengan Rusia. Ini bukan waktunya untuk bersekutu dengan Rusia," kata Jean-Pierre.
Adapun Saudi, Senator Blumenthal mengatakan, “Kami tidak dapat terus menjual teknologi senjata yang sangat sensitif ke negara yang bersekutu dengan musuh teroris yang menjijikkan.”
Namun, Gedung Putih mencatat bahwa penjualan senjatanya ke Riyadh berfungsi sebagian sebagai penyeimbang penting di kawasan itu ke Iran, yang dengan cepat bergerak menuju kekuatan nuklir.
"Ada 70.000 orang Amerika yang tinggal di Arab Saudi sekarang, belum lagi semua pasukan lain yang kami miliki di seluruh wilayah itu,” kata Kirby. (AFP/Cah/OL-09)
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Saham RAJA dan RATU sama-sama milik Happy Hapsoro, tapi punya bisnis dan risiko berbeda. Simak perbedaan RAJA vs RATU sebelum investasi.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved