Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi memperingatkan bahwa negara mana pun yang mendukung agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan dianggap sebagai target sah bagi serangan balasan. Dalam sebuah wawancara, Takht-Ravanchi menegaskan bahwa Iran siap menanggapi setiap pihak yang terlibat dalam serangan terhadap negaranya.
“Jika ada negara yang bergabung dengan Amerika dan Israel dalam agresi terhadap Iran, mereka juga akan menjadi target sah bagi pembalasan Iran,” kata Takht-Ravanchi.
Ia menambahkan bahwa Iran telah menyampaikan peringatan kepada sejumlah negara Eropa serta pihak lain agar berhati-hati dan tidak terlibat dalam konflik militer tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Takht-Ravanchi juga menyatakan Iran tidak sedang berupaya melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat karena pemerintah di Washington dinilai sama sekali tidak dapat dipercaya.
“Tidak, kami tidak mempercayai Amerika, Pemerintahan AS. Karena mereka mengkhianati, bukan hanya mengkhianati kami, tetapi mereka mengkhianati diplomasi,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini Iran hanya berupaya mempertahankan diri setelah menjadi sasaran serangan.
“Kami sedang dalam proses negosiasi ketika mereka mulai menyerang kami. Kami membela diri,” tambahnya.
Takht-Ravanchi juga menyinggung perundingan yang baru-baru ini berlangsung di Jenewa, yang menurutnya sebenarnya menunjukkan perkembangan positif. Namun, ia menilai Amerika Serikat kemudian mengubah posisinya sehingga peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi menjadi terlewat.
Diplomat Iran tersebut menyebut langkah itu sebagai kegagalan untuk memanfaatkan kesempatan dialog yang tersedia. (Ant.E-3)
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Korban jiwa terus bertambah di berbagai negara Timur Tengah sejak serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Meningkatnya eskalasi konflik Timur Tengah menjadi tantangan besar bagi stabilitas global sekaligus menguji ketahanan nasional berbagai negara.
Harga minyak dunia diperkirakan masih berpotensi melonjak ke level US$130 per barel jika konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel terus mengalami eskalasi.
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menilai Indonesia perlu menunjukkan sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran, terutama jika negara tersebut menjadi pihak yang diserang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved