Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mencatat sebanyak 22 orang warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran telah kembali ke tanah air.
Kepulangan mereka melalui proses penerbangan dengan maskapai Turkish Airlines dengan jalur Baku, Azerbaijan dan diterbangkan ke Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Selasa sore.
Rombongan WNI tersebut kembali ke tanah air setelah melalui perjalanan panjang melalaui proses evakuasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Adapun, 22 WNI tersebut masuk ke dalam gelombang pertama tahapan evakuasi.
"Sore ini, ada 22 WNI yang kembali di gelombang pertama ini. Besok, 10 lagi yang berangkat dari Iran," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memberikan keterangan di Bandara Soetta.
Ia mengatakan untuk proses evakuasi akan dilanjutkan pada tahapan gelombang ke dua dengan dengan jumlah sebanyak 36 WNI. Mereka tercatat dan mendaftarkan diri untuk bisa dipulangkan ke tanah air.
"Kami dari kementerian luar negeri terus melakukan koordinasi yang cukup erat, sangat erat dengan perwakilan-perwakilan kita yang ada di negara tersebut," ujar Sugiono.
Menurut dia, pemerintah saat ini terus memantau kondisi WNI melalui kedutaan/perwakilan yang berada di beberapa lokasi terjadinya konflik.
Kendati demikian, pemerintah juga mengharapkan agar seluruh WNI yang ingin direpatriasi, khususnya dari Teheran, Iran untuk dapat menginformasikan kepada kedutaan.
"Hari demi hari, jam demi jam, kita lakukan penilaian terhadap situasi dan kami berusaha untuk mengajak kepada WNI agar bisa direpatriasi," ucapnya.
Sugiono mengaku selama tahapan evakuasi, Kemenlu selalu mengutamakan keselamatan dan perhitungan tepat, baik itu faktor situasi keamanan, aturan masing-masing otoritas negara dan logistik dilakukan penelitian dengan baik.
"Kemudian aturan yang dikeluarkan oleh otoritas tempat, juga logistiknya, jalur-jalur evakuasinya, negara mana yang wilayah udaranya terbuka, mana yang tertutup, perjalanan mana yang harus dilakukan, dan sebagainya," ungkapnya.
Update perang Iran-Israel 2026: Fasilitas minyak di Haifa terbakar akibat drone Iran. Sirene udara berbunyi di Yerusalem dan Tel Aviv. Baca kronologi lengkapnya.
Update konflik Timur Tengah 2026: Rudal balistik Iran sasar pangkalan Al-Azraq Yordania. Kamp Jerman (Bundeswehr) terdampak. Cek kondisi pasukan terkini.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
IRGC tawarkan akses Selat Hormuz dengan syarat usir dubes AS-Israel. Donald Trump ancam serangan 20x lebih keras jika Iran blokade minyak. Cek selengkapnya!
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Kemlu mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Selain mendorong para pihak untuk menahan diri, Indonesia turut mendesak supaya ketegangan segera diredakan serta langkah-langkah negosiasi melalui dialog.
PERKEMBANGAN konflik di Timur Tengah menunjukkan eskalasi yang semakin meluas. Situasi tersebut juga memunculkan kekhawatiran terhadap nasib warga negara Indonesia (WNI)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved