Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Baru 4 Hari Serang Iran, Isael Bisa Alami Kerugian Ekonomi Rp48 Triliun per Minggu

Cahya Mulyana
04/3/2026 19:36
Baru 4 Hari Serang Iran, Isael Bisa Alami Kerugian Ekonomi Rp48 Triliun per Minggu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri).(X)

KEMENTERIAN Keuangan Israel mengatakan kerugian ekonomi negara akibat perang melawan Iran bisa mencapai 9 miliar shekel atau sekitar Rp48.934.600.000.000 per minggu.

Terbaru, serangan Israel yang membonceng Amerika Serikat (AS) itu terhadap sebuah perusahaan manufaktur di Alvand, provinsi Qazvin di barat laut Iran, telah melukai 23 orang, demikian menurut kantor gubernur Qazvin yang dikutip oleh kantor berita Tasnim Iran. Secara total, enam orang tewas di seluruh provinsi, menurut kantor gubernur.

Sebelumnya, penyelidikan independen PBB tentang pelanggaran hak asasi manusia di Iran telah mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap negara tersebut.“Serangan-serangan ini… bertentangan dengan Piagam PBB, yang melarang penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun,” kata Misi Pencarian Fakta Internasional Independen PBB tentang Iran dalam sebuah pernyataan.

Sementara, Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan bahwa rudal yang ditembak jatuh berada di distrik Dortyol, Turki, dekat Laut Mediterania, dan tidak menyebabkan korban jiwa.

Pernyataan itu menekankan bahwa Turki “mampu menjamin keamanan wilayah dan warganya, terlepas dari siapa atau dari mana ancaman itu berasal”.

“Kami mengingatkan Anda bahwa kami berhak untuk menanggapi setiap tindakan permusuhan terhadap negara kami,” tambah pernyataan itu, seraya mendesak semua pihak untuk menahan diri dari “tindakan yang akan semakin memperluas konflik di kawasan tersebut”.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya