Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat dilaporkan mengajukan tuntutan keras kepada Iran dalam tahapan ketiga negosiasi nuklir yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Washington mendesak Teheran untuk membongkar fasilitas pengembangan nuklir utamanya dan menyerahkan seluruh stok uranium diperkaya yang mereka miliki kepada pihak AS.
Berdasarkan laporan Wall Street Journal yang mengutip sumber pejabat terkait, pihak AS menekan Iran untuk menutup tiga fasilitas nuklir strategis di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Selain penutupan fasilitas, Iran diminta menyerahkan stok uranium diperkaya yang diperkirakan mencapai 10.000 kg atau sekitar 10 ton.
Poin Utama Tuntutan AS:
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sebelumnya mengakui bahwa saat ini Iran tidak sedang melakukan aktivitas pengayaan uranium. Namun, Washington tetap bersikeras pada kebijakan toleransi nol. AS kemungkinan hanya mengizinkan pengoperasian reaktor di Teheran untuk proses pengayaan tingkat rendah yang sangat terbatas untuk keperluan medis.
Terkait sanksi ekonomi, Washington hanya menawarkan keringanan minimal di awal perjanjian. Janji keringanan sanksi yang lebih luas hanya akan diberikan jika Iran menunjukkan kepatuhan terus-menerus dalam jangka panjang.
Perundingan di Jenewa ini menjadi sesi terpanjang dari tiga rangkaian pertemuan yang digelar di bawah mediasi Oman. Pertemuan berlangsung selama lebih dari 3,5 jam dan diperkirakan akan terus berlanjut. Laporan Axios menyebutkan adanya format perundingan langsung dan tidak langsung antara delegasi kedua negara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeli Baghaei, menyebut perundingan berlangsung dalam suasana yang intensif dan serius. Ia mengeklaim kedua belah pihak telah mengajukan proposal yang signifikan dan praktis terkait isu nuklir dan pembebasan sanksi.
Namun, Baghaei juga memberikan catatan kritis mengenai pernyataan yang kontradiktif dari beberapa pejabat Amerika Serikat selama proses negosiasi berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, pihak AS belum menyampaikan pernyataan resmi terkait detail negosiasi tersebut.
Walaupun fokus utama adalah isu nuklir, AS tetap mengisyaratkan fleksibilitas terhadap permintaan Iran untuk mempertahankan hak memperkaya uranium, asalkan Teheran mampu memberikan jaminan mutlak bahwa program tersebut tidak akan bermuara pada penciptaan senjata nuklir.
Isu-isu lain seperti pengembangan rudal balistik dan dukungan terhadap proksi di kawasan Timur Tengah sengaja tidak dimasukkan dalam fokus bahasan kali ini agar negosiasi dapat mencapai titik temu pada sektor nuklir terlebih dahulu. (Anadolu/Ant/I-2)
Iran tingkatkan ekspor minyak hingga 3 juta barel per hari di Pulau Kharg guna antisipasi ancaman serangan Donald Trump. Simak dampak ketegangan Iran-AS.
Menlu Iran Abbas Araghchi sebut peluang kesepakatan nuklir dengan AS terbuka di Jenewa, meski Donald Trump ancam serangan militer. Simak poin kesepakatannya.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Washington perintahkan evakuasi staf non-esensial dari Kedubes di Beirut menyusul ancaman serangan militer Donald Trump.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
IRAN akan menjadi tuan rumah pertemuan trilateral tingkat tinggi dengan Tiongkok dan Rusia pada hari ini waktu setempat.
Utusan Khusus AS Steve Witkoff menyebut putaran awal perundingan nuklir AS-Iran akan digelar dalam 1–2 minggu.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyetujui undang-undang yang menghentikan kerja sama negaranya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap program nuklir Iran baru-baru ini mungkin tidak menimbulkan kerusakan besar seperti yang telah diklaim secara resmi.
Kepala IAEA Rafael Grossi menyatakan serangan AS ke fasilitas nuklir Iran tidak menghancurkan program nuklir negara itu secara total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved