Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH laporan dari The Washington Post mengungkapkan bahwa serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap program nuklir Iran baru-baru ini mungkin tidak menimbulkan kerusakan besar seperti yang telah diklaim secara resmi. Informasi ini berasal dari komunikasi rahasia yang berhasil disadap antara sejumlah pejabat senior Iran.
Menurut laporan tersebut, para pejabat Iran secara pribadi mempertanyakan mengapa serangan yang diperintahkan oleh Presiden AS saat itu, Donald Trump, tidak menyebabkan dampak yang signifikan.
Sumber The Washington Post menyebutkan bahwa percakapan ini diungkap oleh empat narasumber yang mengetahui langsung informasi tersebut.
Namun, seorang pejabat tinggi intelijen AS memberikan catatan penting, bahwa satu sinyal komunikasi tidak mencerminkan gambaran intelijen secara keseluruhan. Dia juga menegaskan satu panggilan telepon tidak sama dengan penilaian lengkap berdasarkan berbagai sumber.
Presiden Trump bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan pejabat lainnya bersikeras bahwa serangan tersebut sepenuhnya menghancurkan situs pengayaan nuklir Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran sendiri telah mengonfirmasi bahwa memang ada kerusakan yang serius, namun mereka menyatakan bahwa bahan-bahan penting telah dipindahkan sebelumnya sehingga kerusakan jangka panjang dapat diminimalisasi.
Menanggapi hal ini, Trump membantah klaim tersebut. “Mereka tidak memindahkan apa pun. Mereka tidak berpikir apa yang kami lakukan akan benar-benar dapat dilakukan," kata Trump seperti dilansir Anadolu, Senin (30/6).
Sementara itu, laporan awal intelijen AS yang diberitakan oleh CNN dan The New York Times menunjukkan bahwa dampak serangan tersebut kemungkinan hanya menunda program nuklir Iran selama beberapa bulan. Namun, Gedung Putih menolak kesimpulan ini.
Direktur CIA saat itu, John Ratcliffe, menyampaikan bahwa intelijen baru menunjukkan serangan itu telah menyebabkan kerusakan parah yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dipulihkan. (Fer/I-1)
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
IRAN dan Amerika Serikat (AS) membuka jalur perundingan tingkat tinggi melalui mediasi Oman guna meredakan perbedaan mendalam terkait program nuklir Teheran.
PEMERINTAH AS menerbitkan peringatan darurat bagi seluruh warga negaranya yang masih berada di Iran, menjelang dimulai putaran krusial perundingan dengan Teheran di Oman.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan harapannya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.
KAPAL penghancur milik militer Amerika Serikat, USS Delbert D Black, bersandar di Pelabuhan Eilat, Israel bagian selatan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Wall Street Journal, mengutip sumber, melaporkan bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyampaikan rancangan rencana dan skenario yang dibuat bersama terkait serangan AS ke Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved