Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat. Agenda utamanya mendorong Washington mengambil sikap lebih keras dalam perundingan nuklir dengan Iran.
Netanyahu disebut mempercepat kunjungannya ke Washington di tengah berlanjutnya dialog antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali digelar pekan lalu di Oman.
Sehari sebelum pertemuan, Trump menyatakan tengah mempertimbangkan pengiriman armada militer tambahan ke Timur Tengah guna meningkatkan tekanan terhadap Teheran agar menyetujui kesepakatan nuklir.
“Entah kita mencapai kesepakatan atau kita harus melakukan sesuatu yang sangat keras seperti terakhir kali,” ujar Trump kepada Axios.
“Kami memiliki armada yang sedang menuju ke sana dan mungkin akan ada satu lagi yang dikirim," imbuhnya.
Trump, yang pada Juni tahun lalu memerintahkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran saat perang 12 hari antara Israel dan Iran, juga mengatakan kepada Fox Business kesepakatan apa pun harus mencakup soal senjata nuklir.
Dia menuding Teheran selama bertahun-tahun sangat tidak jujur kepada AS. Sementara itu, Iran memperingatkan adanya pengaruh terhadap diplomasi menjelang kunjungan Netanyahu.
Ini menjadi kunjungan keenam Netanyahu ke Amerika Serikat sejak Trump kembali menjabat pada Januari 2025. Selain isu nuklir, Netanyahu diperkirakan akan menekan Trump agar bersikap lebih tegas terhadap program rudal balistik Iran.
“Saya akan menyampaikan kepada presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip dalam perundingan tersebut,” kata Netanyahu dalam pernyataan video sebelum bertolak ke Washington.
Kekhawatiran Israel memuncak dalam konflik tahun lalu ketika Iran meluncurkan gelombang rudal balistik dan proyektil lain ke wilayah Israel yang menghantam target militer maupun sipil.
Sejauh ini, Teheran menolak memperluas ruang lingkup pembicaraan dengan Washington di luar isu nuklir. Namun, Amerika Serikat ingin agar program rudal balistik Iran serta dukungan Teheran terhadap kelompok militan regional turut dibahas dalam perundingan. (AFP/I-1)
Serangan militer Israel terhadap target strategis Iran pada 28 Februari 2026 ibarat percikan api yang jatuh di jerami kering
Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pemerintah tetap beroperasi meskipun perang di negara itu semakin memanas.
DUA hari setelah kesepakatan antara delegasi perunding Iran dan AS akan dilanjutkan di Wina, 2 Maret, AS dan Israel melancarkan pengeboman besaran-besaran di berbagai kota Iran
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Dino mengkritik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta menilai wacana mediasi Presiden Prabowo Subianto tidak realistis. Ia mendorong Indonesia bersikap tegas.
Media Israel dan Netanyahu melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan yang menyasar kompleks kediamannya di Teheran,
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved