Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGKAIAN email yang baru dirilis Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan hubungan antara Andrew Mountbatten-Windsor dengan terpidana pedofilia Jeffrey Epstein. Dokumen tersebut menunjukkan Andrew aktif mempromosikan Epstein kepada pejabat tinggi Uni Emirat Arab (UEA) di sela-sela kunjungan kenegaraan resmi tahun 2010.
Dalam email bertanggal 24 November 2010 dengan subjek "Abdullah", Andrew, yang saat itu menggunakan identitas "The Duke", menghubungi Epstein setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan.
"Anda mendapatkan peluang besar," tulis Andrew kepada Epstein. "Dia menganggap Anda hebat dan ingin memperkenalkan Anda kepada Sheikh Mohammed, sang Putra Mahkota. Saya pikir itu tidak bisa dilakukan sebelum akhir tahun. Saya akan mendiskusikannya lebih lanjut dan melaporkannya kembali."
Tanggal pengiriman email tersebut bertepatan dengan kunjungan kenegaraan resmi Andrew ke UEA mendampingi ibunya, Ratu Elizabeth II, serta Pangeran Philip dan Sekretaris Luar Negeri Inggris saat itu, William Hague.
Dokumen tersebut juga mengungkap bagaimana Epstein mengatur cara Andrew mempromosikannya. Dalam sebuah korespondensi, Epstein menginstruksikan Andrew untuk menonjolkan kualitas tertentu saat berbicara dengan pejabat UEA, seperti "kepercayaan", "keahlian finansial", "penyandang dana sains ekstrem", dan sosok yang "menyenangkan".
Epstein bahkan sempat merespons laporan Andrew dengan menyarankan agar mereka merencanakan liburan bersama dengan pejabat tersebut. "Tanyakan kepada Abdullah tanggal kapan kita semua bisa pergi berlibur," tulis Epstein dalam balasannya.
Selain urusan diplomatik, email tersebut mengungkap diskusi mengenai cara menyiasati batasan investasi pribadi. Saat itu, Andrew menjabat sebagai perwakilan khusus Inggris untuk perdagangan dan investasi (2001–2011), sebuah peran yang melarangnya mengambil kursi di dewan perusahaan atau melakukan investasi bisnis pribadi secara langsung.
Namun, dalam email bertanggal Mei 2010, saat Epstein berada dalam tahanan rumah atas kasus pelecehan seksual anak, Andrew tampak mendiskusikan celah untuk tetap berinvestasi melalui pihak ketiga.
"Selama saya mendelegasikan tanggung jawab untuk berinvestasi, maka tidak ada masalah," tulis Andrew kepada Epstein. "Jadi, wali amanat (Trusts) diberikan delegasi tanggung jawab, begitu juga dengan bank, kendaraan investasi, atau individu tepercaya."
Hingga saat ini, Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa rilis email ini tidak menyiratkan adanya kesalahan di pihak pejabat Uni Emirat Arab. Di sisi lain, Andrew Mountbatten-Windsor secara konsisten membantah melakukan kesalahan terkait aktivitas kriminal yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein. (The Guardian/Z-2)
Rapat tertutup Jaksa Agung Pam Bondi dengan Komite Pengawas DPR AS berakhir ricuh. Anggota Demokrat tuduh adanya upaya penutupan dokumen kasus Epstein.
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
Komite Pengawasan DPR AS resmi memanggil paksa Jaksa Agung Pam Bondi terkait penyelidikan berkas Jeffrey Epstein. Anggota dewan tuntut transparansi penuh.
Richard Kahn, akuntan Jeffrey Epstein, diperiksa 7 jam oleh DPR AS. Ia klaim tak tahu soal perdagangan seks meski kelola ribuan dokumen keuangan.
Terungkap! PM Keir Starmer diperingatkan soal risiko reputasi Lord Mandelson dan Jeffrey Epstein sebelum penunjukan Dubes AS.
Terungkap peran asisten, pengacara, hingga pilot dalam membantu operasional harian Jeffrey Epstein.
Dua penerbangan Emierates yang menuju Dubai dari Indonesia mengalami pengalihan, setelah penutupan sementara Bandara Dubai.
Perang di Iran memaksa penutupan ruang udara Uni Emirat Arab (UEA) secara total. Simak status terbaru penerbangan Emirates, Etihad, hingga Qatar Airways.
Uni Emirat Arab (UEA) mengalami eskalasi serangan udara dari Iran. Satu warga sipil tewas, operasional bandara Dubai terganggu, dan kilang minyak terbakar.
SERANGAN udara menghantam sebuah gedung di Dubai. Gedung itu dilaporkan terkena pecahan dari proyektil yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved