Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Dokumen Epstein Ungkap Tuduhan Keterlibatan Andrew Mountbatten-Windsor dalam Insiden Seksual di Florida

Thalatie K Yani
05/2/2026 06:14
Dokumen Epstein Ungkap Tuduhan Keterlibatan Andrew Mountbatten-Windsor dalam Insiden Seksual di Florida
Dokumen Jeffrey Epstein memuat tuduhan seorang penari eksotis yang mengklaim diminta melakukan tindakan seksual bersama Epstein dan Pangeran Andrew di Florida pada 2006.(News Syndication)

DOKUMEN hukum terbaru yang dirilis sebagai bagian dari arsip Jeffrey Epstein kembali menyeret nama Andrew Mountbatten-Windsor, atau Pangeran Andrew, dalam dugaan insiden seksual yang terjadi di Florida pada 2006. Tuduhan tersebut tertuang dalam sebuah surat hukum tertanggal Maret 2011 yang diajukan pengacara seorang perempuan anonim.

Dalam surat tersebut, perempuan yang disebut bekerja sebagai penari eksotis mengklaim diminta untuk “melakukan berbagai tindakan seksual” oleh Epstein dan Mountbatten-Windsor di kediaman Epstein di Florida. Ia menyatakan awalnya ditawari bayaran sebesar 10.000 dolar AS untuk menari, namun setelah pertunjukan, keduanya disebut meminta hubungan bertiga.

“Klien saya kemudian menari untuk kedua pria tersebut, membuka pakaiannya hingga hanya mengenakan bra dan celana dalam. Tuan Epstein dan Pangeran Andrew kemudian mengatakan mereka menginginkan hubungan bertiga,” demikian isi surat tersebut. Perempuan itu disebut menolak, dengan alasan dirinya hanya disewa untuk menari, bukan untuk berhubungan seksual.

Menurut klaim dalam dokumen, Epstein menyatakan pembayaran akan diberikan kemudian dan terus membujuknya untuk terlibat dalam tindakan seksual. Setelah kejadian tersebut, perempuan itu disebut hanya menerima pembayaran US$2.000 (sekitar Rp34 juta) dari total yang dijanjikan.

Surat itu juga menyebutkan penari tersebut dan beberapa perempuan lain dijemput dari sebuah klub strip di West Palm Beach dan dibawa ke rumah Epstein. Di lokasi, ia mengaku melihat perempuan-perempuan muda lain yang berpakaian provokatif, beberapa di antaranya “tampak berusia sekitar 14 tahun”. Klaim ini tidak disertai bukti tambahan dalam dokumen tersebut.

Perempuan itu disebut tidak segera melaporkan kejadian tersebut karena merasa malu dengan situasi malam itu. “Ia bekerja sebagai penari eksotis, tetapi diperlakukan seperti seorang pelacur,” tulis pengacaranya. Dalam surat itu juga disebutkan bahwa ia bersedia menjaga kerahasiaan insiden tersebut dengan imbalan US$250.000 (sekitar Rp4,3 miliar). Tidak jelas apakah klaim tersebut pernah diselesaikan secara hukum.

BBC News menyatakan telah menghubungi Mountbatten-Windsor untuk meminta tanggapan. Ia secara konsisten membantah semua tuduhan pelanggaran seksual.

Dokumen Epstein terbaru juga memuat korespondensi email yang menunjukkan Epstein mengatur makan malam di London pada Agustus 2010 antara Mountbatten-Windsor dan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun. Email tersebut tidak secara tegas memastikan apakah pertemuan itu benar-benar terjadi, namun korespondensi lanjutan dari perempuan tersebut menyebut malam tersebut sebagai “malam yang luar biasa”.

Tekanan terhadap Mountbatten-Windsor untuk memberikan kesaksian mengenai hubungannya dengan Epstein terus meningkat. Ia sebelumnya menghadapi tuduhan pelecehan seksual dari Virginia Giuffre, yang telah ia bantah. Pada 2022, Mountbatten-Windsor menyetujui penyelesaian finansial untuk mengakhiri gugatan perdata tanpa mengakui kesalahan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik