Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRI Beatrice dan Putri Eugenie kembali menjadi sorotan setelah nama mereka tercantum ratusan kali dalam dokumen terbaru terkait Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). Publikasi dokumen tersebut memperbarui tekanan terhadap keluarga mereka, khususnya sang ayah, Andrew Mountbatten-Windsor, dan ibu mereka, Sarah Ferguson.
Beatrice, 37, dan Eugenie, 35, bukan anggota aktif keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi, meski masih menyandang gelar HRH (Her Royal Highness). Selama ini, sorotan publik terhadap keluarga York berpusat pada hubungan Andrew dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Namun dokumen terbaru menunjukkan kedekatan Ferguson dengan Epstein, termasuk keterlibatan kedua putrinya dalam sejumlah pertemuan.
Editor kerajaan The Mirror, Russell Myers, mengatakan, “Sangat menyedihkan bagi kedua perempuan muda itu melihat diri mereka disebut begitu bebas oleh orangtua mereka kepada seorang terpidana pelaku kejahatan seksual.” Ia menambahkan meski ada simpati publik, tetap muncul pertanyaan mengenai apa yang mereka ketahui saat itu.
Dokumen DOJ mengungkap Ferguson mengunjungi Epstein di Miami pada Juli 2009, lima hari setelah Epstein bebas dari penjara usai menjalani hukuman atas kasus prostitusi anak di bawah umur. Dalam korespondensi email, Ferguson menulis bahwa ia akan makan siang bersama Epstein dan menyebut, “Yang akan ikut adalah saya, Beatrice, dan Eugenie.” Email lain menunjukkan dugaan pembayaran tiket penerbangan mereka ke AS.
Sebulan kemudian, Ferguson menulis kepada Epstein, “Aku belum pernah merasa begitu tersentuh oleh kebaikan seorang teman selain pujianmu kepadaku di depan anak-anak perempuanku. Terima kasih Jeffrey karena telah menjadi saudara laki-laki yang selalu kuharapkan.” Pada Januari 2010, ia kembali menulis, “YKamu memang legenda. Aku benar-benar tak punya kata-kata untuk menggambarkan, sayangku, rasa terima kasihku atas kemurahan hati dan kebaikanmu. Xx Aku siap melayanimu. Nikahi aku saja..”
Dalam pertukaran email lain yang mengejutkan, Ferguson menulis kepada Epstein, “Belum yakin. Hanya menunggu Eugenie kembali dari akhir pekan bercinta!!”
Sementara itu, Andrew menghadapi tekanan baru menyusul dugaan pembagian materi rahasia saat menjabat utusan perdagangan Inggris. Ia sebelumnya membantah segala bentuk pelanggaran terkait hubungannya dengan Epstein.
Di tengah kontroversi, Beatrice dan Eugenie memilih menjaga jarak dari sorotan publik. Keduanya telah membangun kehidupan di luar tugas kerajaan. Beatrice aktif di bidang konsultasi bisnis, sementara Eugenie bekerja di dunia seni. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan filantropi.
Langkah Raja Charles III yang mencabut gelar dan kehormatan Andrew pada Oktober lalu menjadi sinyal tegas istana. Pekan lalu, Istana Buckingham juga menyatakan Raja “siap mendukung” penyelidikan kepolisian Inggris.
Myers menyebut momen ini sebagai titik penting. “Tidak diragukan lagi bahwa hubungan mereka dengan orang tua menjadi sangat tegang akibat tindakan tersebut,” ujarnya. (CNN/Z-2)
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap komunikasi vulgar Sarah Ferguson dengan Jeffrey Epstein terkait Princess Eugenie serta permohonan menikah yang mengejutkan.
Google digugat di California atas dugaan fitur AI-nya membocorkan informasi kontak korban Jeffrey Epstein. Kasus ini menjadi preseden penting bagi tanggung jawab hukum perusahaan teknologi
Anggota Kongres AS Suhas Subramanyam kirim surat desakan agar Sarah Ferguson bersaksi terkait hubungan bisnis dan pribadinya dengan Jeffrey Epstein.
Jaksa Agung Pam Bondi angkat bicara soal subpoena dokumen Jeffrey Epstein dan walkout anggota Demokrat. James Comer akui lontarkan kata kasar dalam rapat.
Rapat tertutup Jaksa Agung Pam Bondi dengan Komite Pengawas DPR AS berakhir ricuh. Anggota Demokrat tuduh adanya upaya penutupan dokumen kasus Epstein.
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
Komite Pengawasan DPR AS resmi memanggil paksa Jaksa Agung Pam Bondi terkait penyelidikan berkas Jeffrey Epstein. Anggota dewan tuntut transparansi penuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved