Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA internasional kembali diguncang oleh kabar dari keluarga Kerajaan Inggris. Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangeran Andrew, resmi ditangkap oleh kepolisian pada Kamis, 19 Februari 2026. Penangkapan ini merupakan kelanjutan dari skandal panjang yang melibatkan miliarder Jeffrey Epstein.
Lahir pada 19 Februari 1960, Andrew adalah putra kedua Ratu Elizabeth II. Ia sempat menjadi sosok populer di Inggris setelah pengabdiannya di Perang Falklands. Namun, sejak tahun 2019, citranya merosot tajam akibat kedekatannya dengan Jeffrey Epstein, seorang terpidana kasus kejahatan seksual anak di bawah umur.
Pada Oktober 2025, Raja Charles III mengambil langkah tegas dengan mencabut seluruh gelar militer dan perlindungan kerajaan miliknya. Sejak saat itu, ia secara resmi hanya dikenal sebagai Andrew Mountbatten-Windsor dan kehilangan hak menggunakan gelar "Pangeran".
Berbeda dengan gugatan sipil sebelumnya yang berfokus pada tuduhan pelecehan seksual, penangkapan kali ini berkaitan dengan pelanggaran jabatan publik. Penyelidikan polisi dipicu oleh rilis "Epstein Files" terbaru oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada awal 2026.
Dokumen tersebut mengungkap bahwa selama menjabat sebagai utusan perdagangan resmi Inggris (2001-2011), Andrew diduga kuat membagikan dokumen rahasia pemerintah kepada Epstein. Informasi rahasia tersebut meliputi laporan investasi di Asia dan rencana rekonstruksi di Afghanistan, yang diduga digunakan Epstein untuk kepentingan bisnis pribadinya.
Penangkapan ini didasarkan pada bukti komunikasi email tahun 2010 di mana Andrew mengirimkan pengarahan rahasia kepada Epstein dengan alasan meminta "komentar dan gagasan".
Proses penangkapan berlangsung cepat dan mengejutkan publik Inggris. Berikut adalah kronologinya:
| Waktu (19 Feb 2026) | Peristiwa |
|---|---|
| 08.00 GMT | Enam mobil polisi tanpa tanda tiba di Wood Farm, Sandringham, kediaman Andrew saat ini. |
| 09.30 GMT | Kepolisian Thames Valley mengonfirmasi penahanan seorang pria berusia 66 tahun atas dugaan pelanggaran jabatan. |
| 11.00 GMT | Polisi melakukan penggeledahan serentak di properti terkait di wilayah Norfolk dan Berkshire. |
| 13.00 GMT | Istana Buckingham merilis pernyataan resmi bahwa Raja Charles III mendukung penuh proses hukum yang adil. |
Raja Charles III menyatakan keprihatinan mendalam atas penangkapan adiknya. Namun, dalam pernyataan resminya, ia menegaskan komitmen monarki terhadap supremasi hukum. Raja menyatakan bahwa keluarga kerajaan akan bersikap kooperatif dan membiarkan pihak berwenang bekerja secara profesional tanpa intervensi.
Kini, Andrew Mountbatten-Windsor menghadapi ancaman hukuman berat jika terbukti menyalahgunakan dokumen negara untuk kepentingan pihak luar. Kasus ini diprediksi akan menjadi persidangan paling menyita perhatian di Inggris pada tahun 2026. (Z-4)
Mantan Pangeran Inggris Prince Andrew ditangkap polisi Thames Valley atas dugaan pelanggaran jabatan publik menyusul pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS disebut mencakup email yang menunjukkan Andrew meneruskan laporan resmi kunjungan perdagangan ke Asia
Pendiri Victoria's Secret, Lex Wexner, akhirnya bersaksi terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Ia membantah terlibat kejahatan seksual dan mengaku dirampok.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap detail hubungan 15 tahun antara supermodel Naomi Campbell dan predator seksual Jeffrey Epstein.
Berbeda dengan tuduhan sebelumnya yang berfokus pada pelecehan seksual, penangkapan kali ini didasarkan pada temuan bahwa Andrew diduga menyalahgunakan perannya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved