Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak Pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas atas serangan militer Israel yang kembali menyasar wilayah Gaza, termasuk kamp pengungsian. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip kemanusiaan, terlebih serangan terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata.
Amelia menekankan bahwa Indonesia, melalui keanggotaannya dalam Board of Peace (BOP), memiliki mandat moral dan politik yang kuat untuk mengambil tindakan diplomatik nyata.
“Apa yang dilakukan Israel jelas melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Serangan ke pengungsian tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Pemerintah harus mempertanyakan dan menegur Israel melalui forum BOP,” ujar Amelia melalui keterangannya, Senin (2/2).
Legislator dari Fraksi Partai Nasdem ini menegaskan bahwa posisi Indonesia dalam BOP seharusnya tidak sekadar administratif, melainkan menjadi instrumen penekan bagi pihak-pihak yang mencederai kesepakatan damai. Ia memperingatkan agar skema gencatan senjata tidak hanya menjadi formalitas di atas kertas sementara kekerasan di lapangan terus berlanjut.
“Indonesia tidak boleh diam ketika pelanggaran terus terjadi. Ini bukan hanya soal politik luar negeri, melainkan soal kemanusiaan universal. Kita ingin perdamaian yang nyata, bukan sekadar dokumen formal,” tegasnya.
Amelia memastikan Komisi I DPR RI akan terus mengawal langkah kementerian terkait agar kebijakan luar negeri Indonesia tetap selaras dengan amanat konstitusi, yakni menentang penjajahan dan mendukung perdamaian dunia.
Menurutnya, konsistensi forum internasional saat ini sedang diuji dalam menegakkan mandat perdamaian di Palestina. “Indonesia harus tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina,” pungkas Amelia. (Faj/P-3)
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
KAPAL penghancur milik militer Amerika Serikat, USS Delbert D Black, bersandar di Pelabuhan Eilat, Israel bagian selatan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam membangun ASEAN sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan.
Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam membangun ASEAN sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan.
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
MENTERI Luar Negeri (Menlu), Sugiono menjelaskan soal iuran 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,82 triliun untuk keanggotaan Dewan Keamanan bukan membership fee
ISRAEL pada Senin waktu setempat membawa pulang jenazah Ran Gvili sebagai sandera terakhir yang ditahan di Jalur Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved