Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PM Keir Starmer Desak Pangeran Andrew Bersaksi Terkait Skandal Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
01/2/2026 08:15
PM Keir Starmer Desak Pangeran Andrew Bersaksi Terkait Skandal Jeffrey Epstein
Pangeran Andrew(Departemen Kehakiman AS)

PERDANA Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, menyarankan agar Andrew Mountbatten-Windsor bersedia memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Desakan ini muncul menyusul perilisan jutaan dokumen baru yang kembali menyeret nama mantan anggota keluarga kerajaan tersebut.

"Terkait kesaksian, saya selalu mengatakan siapa pun yang memiliki informasi harus bersedia membagikannya," ujar Starmer kepada wartawan. "Anda tidak bisa mengaku berpihak pada korban jika tidak bersedia melakukannya. Korban Epstein harus menjadi prioritas utama."

Foto Kontroversial dan Bocoran Email

Komentar PM Starmer dipicu rilisnya lebih dari tiga juta halaman dokumen oleh Departemen Kehakiman AS pada Jumat lalu. Di antara berkas tersebut, terdapat foto-foto yang menunjukkan Andrew sedang berlutut di atas seorang wanita yang terbaring di lantai. Lokasi foto tersebut diidentifikasi oleh BBC Verify memiliki dekorasi yang identik dengan rumah mewah Epstein di New York.

Selain foto, dokumen tersebut mengungkap korespondensi email tahun 2010 antara Epstein dan sosok yang disebut sebagai "The Duke". Dalam email itu, Epstein mengundang Andrew untuk makan malam dengan seorang wanita Rusia berusia 26 tahun di London.

"The Duke" merespons dengan antusias dan menanyakan informasi tambahan mengenai wanita tersebut. Pesan ini dikirim hanya dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas kasus prostitusi anak di bawah umur pada 2008. Meski demikian, isi email tersebut tidak secara langsung mengindikasikan adanya tindakan ilegal.

Keterlibatan Sarah Ferguson dan Peter Mandelson

Dokumen terbaru ini juga mengungkap hubungan finansial antara Epstein dan mantan istri Andrew, Sarah Ferguson. File tersebut menunjukkan bahwa Epstein diduga telah membantu finansial Ferguson selama 15 tahun. Pada 2009, Ferguson dilaporkan mengirim email ucapan terima kasih kepada Epstein dan menyebutnya sebagai "saudara laki-laki yang selalu saya idamkan".

Selain itu, dokumen mengungkap aliran dana dari Epstein sebesar £10.000 kepada pasangan Lord Mandelson, Reinaldo Avila da Silva, pada 2009. Lord Mandelson sendiri telah dipecat dari jabatannya sebagai Duta Besar Inggris untuk AS pada September tahun lalu setelah terungkap mengirim pesan dukungan kepada Epstein pasca-vonis hukumnya.

Tekanan Internasional Meningkat

Andrew Mountbatten-Windsor, yang telah dicopot dari gelar kerajaannya pada Oktober tahun lalu, secara konsisten membantah melakukan kesalahan. Ia mengeklaim tidak pernah menyaksikan atau mencurigai perilaku ilegal selama berteman dengan Epstein.

Saat ini, anggota Partai Demokrat di Komite Yudisial DPR AS tengah mendesak Departemen Kehakiman untuk membuka akses penuh terhadap seluruh berkas kasus ini. Mengingat baru setengah dari perkiraan total dokumen yang dirilis, tekanan terhadap Andrew untuk berbicara di bawah sumpah diprediksi akan semakin menguat dalam beberapa pekan ke depan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya