Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan kesiapan penuh militer AS menghadapi Iran, di tengah meningkatnya ketegangan dan kajian Presiden Donald Trump atas berbagai opsi, termasuk kemungkinan serangan jika negosiasi nuklir gagal.
"Mereka (Iran) tidak boleh memiliki kapabilitas nuklir. Kami sudah siap apa pun yang presiden inginkan ke Kementerian Perang," kata Hegseth, merujuk pada nama baru Departemen Pertahanan AS yang diubah Trump menjadi Kementerian Perang.
Presiden Donald Trump saat ini tengah meninjau berbagai opsi kebijakan terhadap Iran.
Di tengah proses tersebut, armada kapal induk Amerika Serikat telah tiba di kawasan Timur Tengah, seiring meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan serangan militer terhadap Iran.
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan, meskipun belum ada keputusan final terkait penggunaan kekuatan militer.
Di tengah eskalasi tersebut, Trump menyatakan masih membuka peluang untuk berbicara dengan pemerintah Iran sebelum mengambil langkah lebih jauh.
"Ya, saya memang berencana demikian," ujar Trump saat ditanya mengenai kemungkinan diskusi dengan Iran.
Trump juga menyinggung keberadaan kekuatan militer AS di kawasan.
"Kita punya banyak kapal yang sangat besar dan sangat kuat yang berlayar ke Iran saat ini dan akan sangat bagus jika kita tak perlu menggunakannya," ujarnya.
Namun demikian, Trump tidak memberikan rincian mengenai bentuk maupun waktu dialog yang dimaksud.
Sejumlah pejabat Amerika Serikat menyebutkan bahwa Trump masih mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk opsi militer, tetapi hingga kini belum mengambil keputusan untuk menyerang Iran.
Ketegangan antara AS dan Iran sendiri meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, menyusul demonstrasi besar-besaran yang terjadi di negara tersebut.
Sebelumnya, Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran apabila pemerintah setempat terus melakukan tindakan keras terhadap demonstrasi. Namun belakangan, fokus ancaman tersebut bergeser ke isu program nuklir Iran.
Trump menyatakan Amerika Serikat siap melakukan serangan jika negosiasi mengenai program nuklir Iran tidak membuahkan hasil.
"Semoga Iran segera Duduk di Meja Perundingan dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata, tanpa senjata nuklir, kesepakatan yang menguntungkan semua pihak," ujar Trump.
Dia menegaskan tekanan waktu terhadap Iran semakin besar.
"Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting! Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, buat kesepakatan!," imbuhnya.
Saat ini, sekitar 10 kapal perang Amerika Serikat dilaporkan telah berlayar di perairan Timur Tengah.
Trump juga memperingatkan bahwa jika Iran menolak bernegosiasi, Amerika Serikat akan menjatuhkan tekanan yang jauh lebih berat, bahkan membuat kondisi Iran lebih buruk dibanding Venezuela. (CNN/H-3)
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved