Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKATAN Bersenjata Iran kembali menegaskan bahwa mereka mengendalikan Selat Hormuz yang strategis dan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat maupun negara-negara yang terlibat dalam serangan baru-baru ini terhadap Iran untuk melintasi jalur perairan vital tersebut.
“Tanpa keraguan atau kelalaian apa pun, Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan bijaksana pasukan angkatan laut pemberani Garda Revolusi. Agresor Amerika dan sekutu mereka tidak berhak untuk melintas di sini,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Central Headquarters, unit yang bertanggung jawab mengawasi operasi militer, Kamis.
Iran sebelumnya juga mengumumkan telah menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang berasal dari negara yang terkait dengan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.
Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute maritim paling penting di dunia bagi pengiriman energi global.
Secara terpisah, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer terkena “objek tak dikenal” sekitar 65 kilometer di utara Jebel Ali Port di Uni Emirat Arab, yang menyebabkan kebakaran kecil di atas kapal.
Dalam pernyataannya, organisasi pemantauan keamanan maritim tersebut mengatakan kapten kapal melaporkan bahwa kapal kontainer tersebut terkena objek yang belum teridentifikasi dan memicu kebakaran kecil di atas kapal. Tingkat kerusakan secara keseluruhan belum dapat dipastikan karena kondisi gelap.
Organisasi itu menambahkan bahwa seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan sejauh ini tidak ada dampak lingkungan yang terdeteksi.
Menurut pernyataan tersebut, pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan terkait insiden itu serta mengimbau kapal-kapal di wilayah tersebut untuk berlayar dengan hati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada UKMTO.
Perkembangan itu terjadi ketika Iran terus melancarkan serangan balasan di tengah serangan bersama yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. (Ant/P-3)
Pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipatif dengan mencari alternatif sumber impor minyak mentah selain dari kawasan Timur Tengah.
IRAK menghentikan seluruh operasi di pelabuhan minyaknya setelah serangan kapal tanker di kawasan Teluk Arab. Insiden tersebut menambah ketegangan di Selat Hormuz yang melibatkan Iran
Serangkaian serangan menghantam kapal tanker di Selat Hormuz. Satu awak tewas, operasional pelabuhan minyak Irak terhenti, dan IRGC klaim keterlibatan.
Pemerintah Thailand panggil Dubes Iran, setelah Kapal bulk carrier Thailand, Mayuree Naree, terbakar setelah dihantam proyektil. Tiga kru diduga terjebak di ruang mesin.
Serangan drone dan rudal Iran hantam berbagai negara Teluk. Harga minyak dunia dekati US$100 per barel di tengah kekacauan jalur energi global.
Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah tidak akan berhenti menyerang pangkalan AS dan Israel sampai musuh dikalahkan total. Simak update situasi terbaru di sini.
Ledakan keras terdengar di Yerusalem pada Kamis (12/3/2026). Iran klaim serang pangkalan Palmachim, Ovda, dan markas Shin Bet dengan rudal dan drone.
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI mengusulkan sejumlah langkah strategis kepada pemerintah untuk menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Iran bersedia menghentikan perang jika tiga syarat utama dipenuhi oleh Amerika Serikat.
Iran serang Bandara Kuwait dengan drone dan ledakkan tangki BBM di Bahrain. Warga Muharraq diminta tetap di rumah guna menghindari asap kebakaran fasilitas energi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved