Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di kawasan Teluk meningkat tajam setelah serangkaian serangan udara yang diluncurkan Iran menghantam fasilitas vital di Kuwait dan Bahrain. Serangan ini memicu kekhawatiran global atas stabilitas keamanan dan jalur distribusi energi di wilayah tersebut.
Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait mengonfirmasi bahwa Bandara Internasional Kuwait menjadi target serangan sejumlah pesawat nirawak (drone). Dalam pernyataan resminya, otoritas setempat menyebutkan serangan tersebut menyebabkan kerusakan material pada fasilitas bandara. Meski demikian, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Penerbangan sipil mengumumkan bahwa Bandara Internasional Kuwait menjadi sasaran beberapa drone, yang hanya mengakibatkan kerusakan materiil," tulis pernyataan resmi otoritas Kuwait, Kamis (12/3).
Sementara itu, situasi lebih mencekam terjadi di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyebut adanya "agresi terang-terangan" dari Iran yang menyasar tangki-tangki bahan bakar di sebuah fasilitas di Kegubernuran Muharraq. Serangan ini diduga kuat merupakan bagian dari kampanye Teheran untuk mengganggu pasar energi global.
Pemerintah Bahrain segera mengeluarkan instruksi darurat bagi warga di tiga wilayah Muharraq untuk tetap berada di dalam rumah. Warga diminta menutup rapat jendela dan ventilasi udara sebagai langkah pencegahan terhadap dampak asap dari kebakaran hebat yang sedang ditangani oleh tim pemadam kebakaran.
"Tetap di rumah dan tutup jendela untuk menghindari potensi efek asap dari kebakaran yang sedang dipadamkan," tulis pernyataan kementerian melalui platform X. (Times of Israel/B-3)
Iran bersedia menghentikan perang jika tiga syarat utama dipenuhi oleh Amerika Serikat.
IRAK menghentikan seluruh operasi di pelabuhan minyaknya setelah serangan kapal tanker di kawasan Teluk Arab. Insiden tersebut menambah ketegangan di Selat Hormuz yang melibatkan Iran
AMERIKA Serikat menggunakan hak vetonya terhadap rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diajukan Rusia terkait seruan gencatan senjata di kawasan Timur Tengah.
MENTERI Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, melakukan serangkaian percakapan telepon dengan para menteri luar negeri dari empat negara Islam, yakni Kuwait, Bahrain, Pakistan, dan Qatar.
Krisis energi global memuncak. Negara G7 bahas pengawalan kapal laut di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved