Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

AS Veto Resolusi DK PBB Usulan Rusia tentang Gencatan Senjata di Timur Tengah

Media Indonesia
12/3/2026 10:06
AS Veto Resolusi DK PBB Usulan Rusia tentang Gencatan Senjata di Timur Tengah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Dok AFP)

AMERIKA Serikat menggunakan hak vetonya terhadap rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diajukan Rusia terkait seruan gencatan senjata di kawasan Timur Tengah. Pemungutan suara tersebut berlangsung pada Rabu (11/3), sebagaimana dilaporkan kantor berita RIA Novosti.

Resolusi yang diusulkan Moskow itu berisi seruan penghentian konflik di Timur Tengah serta kecaman terhadap serangan yang menyasar warga sipil. Namun, rancangan tersebut tidak berhasil disahkan setelah AS memberikan veto.

Dalam pemungutan suara di DK PBB, Latvia turut menyatakan penolakan terhadap dokumen tersebut. Sementara itu, sembilan negara memilih abstain dan empat negara anggota lainnya memberikan dukungan.

Rancangan resolusi yang diajukan Rusia meminta seluruh pihak yang terlibat konflik untuk segera menghentikan permusuhan di wilayah Timur Tengah dan kawasan sekitarnya. Dokumen tersebut juga menekankan kecaman terhadap setiap serangan yang menargetkan warga sipil serta mendorong pihak-pihak yang terlibat dalam eskalasi konflik agar kembali menempuh jalur diplomasi. Meski demikian, rancangan tersebut tidak secara spesifik menyebutkan negara tertentu.

Selain itu, dokumen tersebut juga menekankan pentingnya menjamin keamanan seluruh negara di kawasan Timur Tengah dan wilayah sekitarnya.

Dalam bagian pembuka, Dewan Keamanan PBB juga menyampaikan duka atas jatuhnya korban jiwa akibat konflik yang sedang berlangsung. Dokumen tersebut sekaligus menegaskan kembali larangan penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah suatu negara.

Sebelumnya pada hari yang sama, Dewan Keamanan PBB telah mengesahkan resolusi lain yang dirancang oleh Bahrain. Resolusi tersebut berisi tuntutan agar Iran menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk.

Namun demikian, resolusi tersebut tidak menyebutkan perihal serangan militer dari Amerika Serikat dan Israel terhadap negara Republik Islam tersebut, demikian menurut laporan koresponden RIA Novosti.

Dalam pemungutan suara terhadap resolusi yang diajukan Bahrain tersebut, sebanyak 13 negara memberikan dukungan. Sementara itu, Rusia dan Tiongkok memilih abstain.

Resolusi tersebut mengecam serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania, serta menuntut agar serangan tersebut segera dihentikan.

Di sisi lain, dokumen itu juga tidak memuat penyebutan mengenai agresi Amerika Serikat dan Israel, bahkan tidak memuat seruan kepada kedua negara tersebut untuk menghentikan serangan terhadap Iran.(ANT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya