Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) kembali menggunakan hak vetonya dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menggagalkan resolusi terkait gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.
Pemungutan suara digelar Kamis (18/9) atas rancangan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen di Gaza yang dihormati oleh semua pihak. Resolusi tersebut juga mencantumkan tuntutan pembebasan para sandera secara cepat dan tanpa syarat.
Draf ini memperoleh dukungan 14 anggota DK PBB, namun tetap gagal karena AS mengeluarkan hak veto.
Keputusan Washington memicu kecaman keras dari sejumlah pihak. Duta Besar Pakistan untuk PBB, Asim Ahmad, menyebut langkah AS sebagai momen gelap di majelis ini.
"Dunia sedang menyaksikan. Tangisan anak-anak seharusnya menusuk hati kita," kata Ahmad.
Sebelum pemungutan suara berlangsung, perwakilan Denmark di PBB sudah menegaskan pentingnya pesan tegas dari DK PBB terkait krisis Gaza.
"Resolusi ini harusnya mengirimkan pesan jelas, bahwa Dewan Keamanan tidak mengabaikan warga sipil yang kelaparan, para sandera, serta tuntutan untuk gencatan senjata," kata Duta Besar PBB untuk Denmark, Christina Lassen.
Satu generasi berisiko hilang bukan hanya karena perang, tetapi juga karena kelaparan dan keputusasaan. Sementara itu, Israel telah memperluas operasi militernya di Gaza City yang memperparah penderitaan warga sipil. (AFP/H-2)
Bertemu Netanyahu, Donald Trump ancam bakal musnahkan program nuklir Iran jika dibangun kembali dan beri peringatan keras agar Hamas segera lucuti senjata.
KELOMPOK perlawanan Palestina, Hamas, mencatat Israel telah 813 kali melanggar gencatan senjata yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 10 Oktober.
LEBIH dari 300 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan di Jalur Gaza.
Lima warga Palestina, termasuk dua anak, tewas setelah serangan udara Israel menghantam tenda pengungsi di al-Mawasi dekat Khan Younis.
DUA anak laki-laki Palestina terbaring bersebelahan di rumah sakit rehabilitasi medis al-Wafa di Jalur Gaza. Ibu mereka, Aya Abu Auda, berbicara kepada mereka dengan lembut.
MILITER Israel melancarkan gelombang serangan udara di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 24 warga Palestina, termasuk anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved