Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA ledakan keras dilaporkan terdengar di langit Yerusalem pada Kamis (12/3/2026) sore waktu setempat. Insiden ledakan Yerusalem terjadi setelah militer Israel (IDF) mendeteksi gelombang serangan rudal dan drone yang diluncurkan dari wilayah Iran menuju pusat-pusat strategis di Israel.
Pihak Israel Defense Forces (IDF) mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka telah diaktifkan untuk mencegat ancaman serangan Iran ke Israel tersebut. "Beberapa saat yang lalu, IDF mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah negara Israel. Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," tulis pernyataan resmi militer melalui saluran Telegram.
Berbeda dengan serangan sebelumnya, militer Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara spesifik menyebutkan target operasi kali ini. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, mereka mengklaim telah menargetkan pangkalan udara Palmachim dan Ovda.
Selain pangkalan udara, Iran juga menyatakan bahwa markas besar Shin Bet—badan keamanan internal Israel—menjadi sasaran utama drone mereka. Serangan ini disebut melibatkan penggunaan rudal balistik canggih jenis Khorramshahr dan Kheibar Shekan yang memiliki hulu ledak seberat satu ton, serta drone bunuh diri.
| Target yang Diklaim Iran | Jenis Senjata | Status Pertahanan Israel |
|---|---|---|
| Pangkalan Udara Palmachim | Drone & Rudal Balistik | Intersepsi Aktif |
| Pangkalan Udara Ovda | Drone Jarak Jauh | Intersepsi Aktif |
| Markas Shin Bet | Drone Bunuh Diri | Dalam Verifikasi |
Ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv telah mencapai titik didih sejak akhir Februari 2026. Serangan terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian aksi balasan Iran atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menyasar fasilitas nuklir dan pangkalan rudal di Iran.
Pasukan Quds dari IRGC bersumpah akan terus melakukan pembalasan tanpa henti. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan tidak akan berhenti hingga "musuh dikalahkan", merujuk pada operasi militer AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau kerusakan infrastruktur di Yerusalem. Warga diimbau untuk tetap berada di dekat ruang pelindung (shelter) seiring dengan masih berbunyinya sirene peringatan udara di wilayah Israel tengah dan utara. (H-3)
Geja-gereja utama di Bethlehem, Yerusalem kembali menerima peziarah. Perayaan Natal juga berlangsung lagi setelah dua tahun absen sebagai bentuk solidaritas pada warga Gaza.
Arkeolog Yerusalem menemukan koin emas bergambarkan potret Ratu Mesir, Berenice II.
Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan 15 orang terluka, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
Pawai memperingati perebutan Yerusalem Timur oleh Israel dalam Perang 1967.
SEDIKITNYA 24 warga Israel terluka akibat menghirup asap di tengah kebakaran hutan yang disebabkan oleh suhu tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved