Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Trump: Kurang Kendali AS atas Greenland tidak Dapat Diterima

Wisnu Arto Subari
14/1/2026 20:38
Trump: Kurang Kendali AS atas Greenland tidak Dapat Diterima
Batu es di Greenland.(Al Jazeera)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa apa pun yang kurang dari kendali AS atas Greenland adalah tidak dapat diterima. Alasannya, Amerika Serikat membutuhkan wilayah tersebut untuk tujuan keamanan nasional yang pada gilirannya dapat memperkuat NATO.

"NATO menjadi jauh lebih tangguh dan efektif dengan Greenland di tangan AMERIKA SERIKAT," tulis Trump dalam unggahan Truth Social pagi harinya. "Apa pun yang kurang dari itu tidak dapat diterima."

Trump mengulangi pernyataannya bahwa memperoleh Greenland sangat penting untuk keamanan nasional AS dan, "Sangat penting untuk Golden Dome yang sedang kita bangun." Ini merujuk pada sistem pertahanan rudal yang sedang dikembangkan Pentagon. Ia juga berpendapat bahwa para pemimpin NATO harus mendorong agar Amerika Serikat memiliki Greenland.

"NATO seharusnya memimpin jalan bagi kita untuk mendapatkannya. JIKA KITA TIDAK MELAKUKANNYA, RUSIA ATAU TIONGKOK AKAN MELAKUKANNYA, DAN ITU TIDAK AKAN TERJADI! Secara militer, tanpa kekuatan besar Amerika Serikat, yang sebagian besar telah saya bangun selama masa jabatan pertama saya, dan sekarang saya tingkatkan ke level yang lebih tinggi, NATO tidak akan menjadi kekuatan atau pencegah yang efektif - bahkan tidak mendekati! Mereka tahu itu, dan saya juga tahu," tulis Trump dalam unggahan tersebut.

Hal ini terjadi menjelang pertemuan Wakil Presiden JD Vance pada Rabu dengan menteri luar negeri Denmark dan mitranya dari Greenland bersama dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Greenland adalah wilayah otonom Denmark.

Pada Selasa, Trump menolak komentar dari Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen yang mengatakan pada konferensi pers di Kopenhagen, "Greenland tidak ingin dimiliki oleh AS. Greenland tidak ingin diperintah oleh AS. Greenland tidak akan menjadi bagian dari AS. Kami memilih Greenland yang kita kenal hari ini yang merupakan bagian dari Kerajaan Denmark."

Sebagai tanggapan, Trump berkata, "Itu masalah mereka. Saya tidak setuju dengannya. Saya tidak tahu siapa dia. Saya tidak tahu apa pun tentang dia, tetapi itu akan menjadi masalah besar baginya." (CNN/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya