Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan tajam terkait posisi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terkait konflik berkepanjangan melawan Rusia.
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan The New York Times (NYT), Trump menyebut bahwa Zelenskyy saat ini berada dalam posisi yang sangat lemah tanpa dukungan personal darinya.
Trump menilai Zelenskyy sama sekali tidak memiliki posisi tawar atau "kartu" untuk dimainkan di panggung geopolitik saat ini. Menurutnya, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan adalah peran dirinya.
"Ia [Zelenskyy] tak punya kartu. Sejak hari pertama ia tidak punya kartu. Ia hanya punya satu hal, yaitu Donald Trump," klaim Trump dalam wawancara tersebut, dikutip dari laporan RIA Novosti, Senin (12/1).
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa jika dirinya tidak turun tangan dalam dinamika konflik tersebut, situasi di Ukraina saat ini diyakini akan berubah menjadi bencana total.
Ia mengklaim bahwa realitas ini sebenarnya disadari dengan baik, tidak hanya oleh Zelenskyy, tetapi juga oleh para pemimpin di Eropa.
Bahkan, Trump kembali melontarkan pernyataan spekulatif bahwa tanpa peran yang ia mainkan, Rusia kemungkinan besar sudah berhasil menguasai seluruh wilayah Ukraina.
Keyakinan ini didasari pada pandangannya bahwa diplomasi personalnya mampu meredam ambisi militer Kremlin lebih efektif dibandingkan kebijakan saat ini.
"Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa," tambah Trump singkat kepada The New York Times.
Terkait hubungannya dengan Moskow, Trump memberikan indikasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sebenarnya memiliki keinginan untuk mengakhiri konflik melalui jalur negosiasi.
Meski begitu, Trump mengakui bahwa sejauh ini memang belum ada tenggat waktu atau kerangka kerja yang jelas mengenai kapan kesepakatan tersebut dapat tercapai.
Di sisi lain, konflik yang bermula sejak 24 Februari 2022 ini masih terus berlangsung. Pihak Rusia secara konsisten menyatakan bahwa operasi militer tersebut bertujuan untuk melindungi warga di wilayah Donbas dari apa yang mereka sebut sebagai genosida oleh pemerintah Kiev.
Vladimir Putin menegaskan bahwa tujuan akhir dari operasi militer Rusia tetap pada pembebasan wilayah Donbas serta menciptakan jaminan keamanan bagi Rusia, yang mencakup langkah-langkah demiliterisasi dan denazifikasi terhadap Ukraina. (Ant/Z-1)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved