Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan tajam terkait posisi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terkait konflik berkepanjangan melawan Rusia.
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan The New York Times (NYT), Trump menyebut bahwa Zelenskyy saat ini berada dalam posisi yang sangat lemah tanpa dukungan personal darinya.
Trump menilai Zelenskyy sama sekali tidak memiliki posisi tawar atau "kartu" untuk dimainkan di panggung geopolitik saat ini. Menurutnya, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan adalah peran dirinya.
"Ia [Zelenskyy] tak punya kartu. Sejak hari pertama ia tidak punya kartu. Ia hanya punya satu hal, yaitu Donald Trump," klaim Trump dalam wawancara tersebut, dikutip dari laporan RIA Novosti, Senin (12/1).
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa jika dirinya tidak turun tangan dalam dinamika konflik tersebut, situasi di Ukraina saat ini diyakini akan berubah menjadi bencana total.
Ia mengklaim bahwa realitas ini sebenarnya disadari dengan baik, tidak hanya oleh Zelenskyy, tetapi juga oleh para pemimpin di Eropa.
Bahkan, Trump kembali melontarkan pernyataan spekulatif bahwa tanpa peran yang ia mainkan, Rusia kemungkinan besar sudah berhasil menguasai seluruh wilayah Ukraina.
Keyakinan ini didasari pada pandangannya bahwa diplomasi personalnya mampu meredam ambisi militer Kremlin lebih efektif dibandingkan kebijakan saat ini.
"Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa," tambah Trump singkat kepada The New York Times.
Terkait hubungannya dengan Moskow, Trump memberikan indikasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sebenarnya memiliki keinginan untuk mengakhiri konflik melalui jalur negosiasi.
Meski begitu, Trump mengakui bahwa sejauh ini memang belum ada tenggat waktu atau kerangka kerja yang jelas mengenai kapan kesepakatan tersebut dapat tercapai.
Di sisi lain, konflik yang bermula sejak 24 Februari 2022 ini masih terus berlangsung. Pihak Rusia secara konsisten menyatakan bahwa operasi militer tersebut bertujuan untuk melindungi warga di wilayah Donbas dari apa yang mereka sebut sebagai genosida oleh pemerintah Kiev.
Vladimir Putin menegaskan bahwa tujuan akhir dari operasi militer Rusia tetap pada pembebasan wilayah Donbas serta menciptakan jaminan keamanan bagi Rusia, yang mencakup langkah-langkah demiliterisasi dan denazifikasi terhadap Ukraina. (Ant/Z-1)
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
RUSIA mengancam akan mewujudkan kiamat jika Donald Trump menepati janjinya merebut Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved