Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Nicolas Maduro dan Istri Dijadwalkan Jalani Sidang Perdana di New York, Hari Ini

Basuki Eka Purnama
05/1/2026 08:01
Nicolas Maduro dan Istri Dijadwalkan Jalani Sidang Perdana di New York, Hari Ini
Seorang demonstran di Caracas membawa foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro sehari setelah ditangkap oleh AS.(AFP/JUAN BARRETO)

PRESIDEN Venezuela Nicolas Maduro dijadwalkan akan hadir di pengadilan federal New York pada Senin (5/1) waktu setempat. Kehadiran Maduro di meja hijau ini menyusul penangkapan dirinya dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat (AS) yang berlangsung pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan media lokal, Minggu (4/1), persidangan tersebut rencananya akan dimulai pukul 12.00 waktu setempat atau sekitar pukul 17.00 GMT. Bagi pemirsa di Indonesia, jadwal persidangan ini bertepatan dengan hari Selasa (6/1) pukul 00.00 WIB.

Juru bicara Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York mengonfirmasi bahwa Maduro tidak akan hadir sendirian. Istrinya, Cilia Flores, juga dijadwalkan hadir di pengadilan yang sama untuk menghadapi dakwaan dari otoritas hukum 'Negeri Paman Sam'.

Pasangan tersebut dilaporkan telah tiba di New York sejak Sabtu (3/1) malam di bawah pengawalan ketat. 

Saat ini, Maduro dan Flores mendekam di Metropolitan Detention Center, Brooklyn, sebuah fasilitas penahanan federal yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi.

Dakwaan Berat dan Penyangkalan

Langkah hukum ini diambil setelah Departemen Kehakiman AS melayangkan dakwaan serius terhadap keduanya. Maduro dan Flores dituduh terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba internasional serta menjalin kerja sama dengan kelompok-kelompok yang diklasifikasikan oleh AS sebagai organisasi teroris.

Meski menghadapi tekanan hukum yang besar di New York, Maduro secara tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa segala tudingan perdagangan narkoba tersebut tidak berdasar.

Di sisi lain, situasi di Caracas, ibu kota Venezuela, mulai memanas. Para pejabat pemerintahan di sana dilaporkan melakukan konsolidasi dan menyerukan pembebasan segera bagi pasangan tersebut. 

Penangkapan melalui operasi militer ini dianggap oleh pihak Venezuela sebagai tindakan yang melanggar kedaulatan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pengamanan di sekitar pengadilan federal New York telah diperketat menjelang sidang perdana yang akan menjadi perhatian dunia internasional tersebut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya