Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, mengeluarkan pernyataan tegas guna membela legalitas operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Rubio menegaskan bahwa tindakan yang berlangsung pada Sabtu (3/1) tersebut merupakan murni "operasi penegakan hukum" dan bukan sebuah invasi militer, sehingga tidak memerlukan otorisasi dari Kongres AS.
Pernyataan ini muncul di tengah hujan kritik dari sejumlah anggota legislatif yang mempertanyakan kewenangan Presiden Donald Trump dalam meluncurkan serangan di wilayah berdaulat negara lain tanpa persetujuan parlemen.
Dalam wawancaranya dengan NBC News, Rubio menekankan bahwa sifat operasi yang singkat dan tertarget menjadikannya pengecualian dalam prosedur perang formal.
Ia menepis anggapan bahwa AS telah memulai pendudukan atau agresi militer terhadap Venezuela.
“Ini bukan tindakan yang memerlukan persetujuan Kongres. Bahkan, tidak mungkin memerlukan persetujuan Kongres karena ini bukan invasi dan bukan operasi militer berkepanjangan," ujar Rubio.
Menurutnya, operasi tersebut dirancang sedemikian rupa untuk meminimalkan durasi keterlibatan pasukan di lapangan.
"Ini adalah operasi yang sangat presisi dan hanya berlangsung beberapa jam. Operasi ini juga sangat sensitif. Ini bukan serangan terhadap Venezuela, melainkan operasi penegakan hukum,” lanjutnya.
Meski Rubio menggunakan terminologi "penegakan hukum", fakta di lapangan menunjukkan skala kekuatan yang jauh melampaui operasi polisi biasa.
Laporan mengenai keterlibatan unit elit Delta Force dan adanya ledakan di Caracas telah mengakibatkan sedikitnya 40 orang tewas, termasuk warga sipil.
Pemerintahan Trump bersikeras bahwa penangkapan Maduro adalah bentuk eksekusi atas dakwaan kriminal yang telah lama dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman AS.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan telah dipindahkan ke New York untuk menghadapi persidangan.
Justifikasi Rubio kini menghadapi ujian berat di panggung internasional. Venezuela, dengan dukungan Rusia, menolak mentah-mentah label "penegakan hukum" tersebut dan menyebutnya sebagai agresi militer ilegal yang melanggar Piagam PBB.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada hari ini, Senin (5/1), untuk menentukan apakah tindakan AS dapat diklasifikasikan sebagai operasi penegakan hukum lintas batas yang sah atau merupakan pelanggaran kedaulatan yang memerlukan sanksi internasional.
Moskow sendiri telah menuntut pembebasan segera Maduro, memperingatkan bahwa preseden ini membahayakan stabilitas global. (Ant/Z-1)
Drama di Capitol Hill berakhir dengan kemenangan Donald Trump. Republikan gagalkan resolusi pembatasan wewenang militer di Venezuela lewat suara penentu JD Vance.
Presiden AS Donald Trump pertimbangkan serangan udara ke Iran menyusul tindakan keras rezim terhadap pengunjuk rasa.
AMERIKA Serikat mungkin harus membayar hingga US$700 miliar atau sekitar Rp12 ribu triliun jika ingin mencapai tujuan Presiden Donald Trump untuk membeli Greenland.
Donald Trump mengancam akan menghentikan total pasokan minyak dan uang dari Venezuela ke Kuba. Trump mendesak Havana segera bernegosiasi sebelum terlambat.
Setelah salah satu ajudan utama Trump pada Selasa mengatakan bahwa AS mungkin bersedia merebut Greenland dengan kekuatan militer, para pemimpin Eropa bersatu mendukung Denmark
Administrasi Trump ajukan tuntutan keras kepada Venezuela, termasuk pemutusan hubungan dengan sekutu asing dan kontrol penuh AS atas cadangan minyak.
Dengan menegaskan bahwa operasi tersebut tidak memerlukan persetujuan Kongres karena bersifat "presisi" dan "singkat," Rubio mencoba menciptakan standar baru.
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyebut pembentukan negara Palestina tidak akan pernah terwujud melalui langkah politik sepihak sejumlah negara Eropa.
Menlu AS Marco Rubio mengkritik langkah beberapa negara Barat yang akan mengakui Palestina.
PEMERINTAH Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menegaskan komitmen kuat untuk terus memperluas kemitraan strategis kedua negara di berbagai bidang.
MENTERI Luar Negeri Marco Rubio mengatakan bahwa konflik di Ukraina sebagai perang proksi antara AS dan Rusia. Dia menegaskan kembali seruannya untuk mengakhiri konflik tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved