Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, mengeluarkan pernyataan tegas guna membela legalitas operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Rubio menegaskan bahwa tindakan yang berlangsung pada Sabtu (3/1) tersebut merupakan murni "operasi penegakan hukum" dan bukan sebuah invasi militer, sehingga tidak memerlukan otorisasi dari Kongres AS.
Pernyataan ini muncul di tengah hujan kritik dari sejumlah anggota legislatif yang mempertanyakan kewenangan Presiden Donald Trump dalam meluncurkan serangan di wilayah berdaulat negara lain tanpa persetujuan parlemen.
Dalam wawancaranya dengan NBC News, Rubio menekankan bahwa sifat operasi yang singkat dan tertarget menjadikannya pengecualian dalam prosedur perang formal.
Ia menepis anggapan bahwa AS telah memulai pendudukan atau agresi militer terhadap Venezuela.
“Ini bukan tindakan yang memerlukan persetujuan Kongres. Bahkan, tidak mungkin memerlukan persetujuan Kongres karena ini bukan invasi dan bukan operasi militer berkepanjangan," ujar Rubio.
Menurutnya, operasi tersebut dirancang sedemikian rupa untuk meminimalkan durasi keterlibatan pasukan di lapangan.
"Ini adalah operasi yang sangat presisi dan hanya berlangsung beberapa jam. Operasi ini juga sangat sensitif. Ini bukan serangan terhadap Venezuela, melainkan operasi penegakan hukum,” lanjutnya.
Meski Rubio menggunakan terminologi "penegakan hukum", fakta di lapangan menunjukkan skala kekuatan yang jauh melampaui operasi polisi biasa.
Laporan mengenai keterlibatan unit elit Delta Force dan adanya ledakan di Caracas telah mengakibatkan sedikitnya 40 orang tewas, termasuk warga sipil.
Pemerintahan Trump bersikeras bahwa penangkapan Maduro adalah bentuk eksekusi atas dakwaan kriminal yang telah lama dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman AS.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan telah dipindahkan ke New York untuk menghadapi persidangan.
Justifikasi Rubio kini menghadapi ujian berat di panggung internasional. Venezuela, dengan dukungan Rusia, menolak mentah-mentah label "penegakan hukum" tersebut dan menyebutnya sebagai agresi militer ilegal yang melanggar Piagam PBB.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada hari ini, Senin (5/1), untuk menentukan apakah tindakan AS dapat diklasifikasikan sebagai operasi penegakan hukum lintas batas yang sah atau merupakan pelanggaran kedaulatan yang memerlukan sanksi internasional.
Moskow sendiri telah menuntut pembebasan segera Maduro, memperingatkan bahwa preseden ini membahayakan stabilitas global. (Ant/Z-1)
Dino mengkritik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta menilai wacana mediasi Presiden Prabowo Subianto tidak realistis. Ia mendorong Indonesia bersikap tegas.
AS tuntut Iran bongkar fasilitas nuklir Fordow, Natanz, Isfahan dan serahkan 10.000 kg uranium dalam perundingan permanen di Jenewa. Simak poin kesepakatannya.
Penjaga pantai Kuba menembak mati empat orang di sebuah speedboat asal Florida, termasuk satu warga AS. Kuba menuding adanya plot terorisme di tengah sengketa minyak.
Penjaga pantai Kuba menembak mati 4 warga Kuba yang menetap di AS dalam insiden speedboat berbendera Florida.
Empat orang tewas dan enam luka-luka setelah speedboat Florida terlibat baku tembak dengan penjaga pantai Kuba. AS mulai kumpulkan fakta lapangan.
Iran memasuki perundingan nuklir kritis dengan AS di Jenewa. Tehran optimis kesepakatan tercapai jika Donald Trump penuhi tiga prasyarat kunci ini.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif.
Dengan menegaskan bahwa operasi tersebut tidak memerlukan persetujuan Kongres karena bersifat "presisi" dan "singkat," Rubio mencoba menciptakan standar baru.
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyebut pembentukan negara Palestina tidak akan pernah terwujud melalui langkah politik sepihak sejumlah negara Eropa.
Menlu AS Marco Rubio mengkritik langkah beberapa negara Barat yang akan mengakui Palestina.
PEMERINTAH Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menegaskan komitmen kuat untuk terus memperluas kemitraan strategis kedua negara di berbagai bidang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved