Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Warga Venezuela Geger Imbas Serangan Bom AS

Dhika Kusuma Winata
03/1/2026 21:26
Warga Venezuela Geger Imbas Serangan Bom AS
Caracas, Venezuela, wilayah yang diserang AS.(Dok. Google Maps)

AMERIKA Serikat (AS) telah membombardir sejumlah wilayah di Venezuela. Tak hanya itu, AS juga mengklaim telah menangkap Presiden Nicolas Maduro. Operasi militer digelar AS di Venezuela yang berlangsung pada Sabtu (3/1) dini hari.  Serangan dimulai sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Ledakan mengguncang Caracas dan beberapa kota lain. Warga Caracas dilaporkan berhamburan keluar rumah untuk mencari informasi saat ledakan terdengar. Sebagian lainnya berlindung menghindari dampak serangan.

“Saya seperti terlempar dari tempat tidur dan langsung berpikir hari itu akhirnya datang, lalu saya menangis,” ujar Maria Eugenia Escobar, warga La Guaira berusia 58 tahun.

Francis Pena, seorang pekerja berusia 29 tahun, mengatakan dirinya terbangun setelah mendengar suara pesawat tempur. Dia mengaku mendengar suara pesawat dan langsung mengemasi barang-barangnya.

“Saya tidak melihat ledakan, tapi saya mendengar pesawat. Kami mulai menyiapkan tas berisi dokumen penting, uang tunai, makanan kaleng, dan pakaian,” katanya.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut.

Operasi terjadi setelah berbulan-bulan ancaman dari Trump untuk meningkatkan tekanan terhadap pemerintahan Maduro.

AS sebelumnya mengerahkan kapal induk dan sejumlah kapal perang ke Karibia, menutup ruang udara Venezuela, memperketat sanksi, serta menyita kapal tanker bermuatan minyak Venezuela.

Washington menuduh Maduro memimpin kartel narkoba internasional yang dibantah keras oleh Venezuela. Pemerintah Venezuela menilai langkah AS bertujuan menggulingkan Maduro demi menguasai cadangan minyak terbesar di dunia yang dimiliki negara tersebut.

Trump dijadwalkan menggelar konferensi pers di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai operasi militer tersebut. (AFP/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya