Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Rusia Kecam Serangan AS ke Venezuela, Minta Kejelasan soal Nasib Maduro

Dhika Kusuma Winata
03/1/2026 21:05
Rusia Kecam Serangan AS ke Venezuela, Minta Kejelasan soal Nasib Maduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro.(AFP/MARCELO GARCIA )

RUSIA mengecam keras aksi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela yang terjadi pada Sabtu (3/1). Kremlin juga menuntut penjelasan terkait keberadaan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Kecaman tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Maduro telah ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat.

Venezuela merupakan sekutu terpenting Rusia di kawasan Amerika Selatan. Kendati demikian, Moskow sejauh ini belum menyatakan kesiapan memberikan bantuan militer langsung kepada Caracas apabila konflik dengan Washington berkembang lebih jauh.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Rusia menilai tindakan Amerika Serikat sebagai bentuk agresi bersenjata yang tidak dapat dibenarkan.

“Amerika Serikat telah melakukan tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela. Hal ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikecam,” demikian pernyataan resmi Kemenlu Rusia.

Rusia juga mempertanyakan alasan yang digunakan Washington untuk membenarkan operasi tersebut. Menurut Moskow, dalih yang disampaikan tidak memiliki dasar yang kuat.

“Alasan yang digunakan untuk membenarkan tindakan semacam ini sama sekali tidak dapat diterima. Permusuhan ideologis telah mengalahkan pragmatisme yang rasional,” lanjut pernyataan Rusia.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan kekhawatiran mendalam atas laporan yang menyebut Presiden Nicolas Maduro dan istrinya dipaksa keluar dari Venezuela sebagai dampak langsung dari operasi militer Amerika Serikat. Moskow pun menyerukan kejelasan secepatnya mengenai situasi tersebut.

“Kami menyerukan adanya klarifikasi segera terkait apa yang sebenarnya terjadi,” tegas pernyataan tersebut.

Sikap Rusia ini sejalan dengan dukungan politik yang selama ini diberikan kepada Maduro.

Pada bulan lalu, Moskow kembali menegaskan dukungannya dan menjadi salah satu dari sedikit negara yang secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada Maduro atas kemenangan dalam pemilihan ulang presiden Venezuela pada 2024 yang hasilnya menuai kontroversi. (AFP/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya