Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya. Trump menyatakan bahwa keduanya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu. Ia menyebut Maduro akan menghadapi proses hukum di Amerika Serikat. Pernyataan Trump ini disampaikan via media sosial serta dijadwalkan akan diperluas dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida.
Senator Republik Mike Lee mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi kepada dirinya bahwa Maduro telah ditangkap oleh personel AS dan akan diadili di Amerika Serikat atas dakwaan pidana. Lee menyebut operasi ini dilakukan untuk melindungi personel AS yang melaksanakan perintah penangkapan tersebut, dan diperkirakan tidak akan ada tindakan militer lebih lanjut setelah Maduro berada dalam tahanan AS.
"Ia memberi tahu saya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di Amerika Serikat, dan bahwa aksi kinetik yang kita saksikan malam ini dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang melaksanakan perintah penangkapan itu," kata Lee di platform X.
Berita internasional juga melaporkan bahwa operasi tersebut terkait dengan serangan udara dan aksi militer yang terjadi di Caracas dan beberapa wilayah lain di Venezuela, dengan ledakan terdengar di ibu kota negara itu. Pemerintah Venezuela mengecam aksi ini sebagai agresi militer dan menuntut bukti keberadaan serta keselamatan Maduro.
Keterangan resmi dari otoritas Venezuela maupun konfirmasi independen atas detail lokasi penahanan, situasi hukum, maupun bukti fisik penangkapan belum tersedia secara lengkap saat ini. Banyak aspek peristiwa masih dalam perkembangan dan dapat berubah seiring informasi baru yang dirilis oleh pihak terkait.
Trump menegaskan batasan atas kekuasaannya sebagai pemimpin tertinggi militer dan politik AS hanya pikirannya sendiri.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat dalam operasi militer di Caracas pada 3 Januari 2026 dini hari, langsung mengguncang tatanan hukum internasional. Dengan dalih perang melawan narkoba dan klaim bahwa Maduro bukan pemimpin sah, Washington melakukan penyerbuan ke wilayah negara berdaulat, langkah yang memicu pertanyaan mendasar: apakah ini penegakan hukum, atau preseden berbahaya pelanggaran kedaulatan negara?
KETEGANGAN antara Amerika Serikat dengan Venezuela kembali memuncak. Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyebut tawaran Trump sebagai perdamaian ala budak.
PRESIDEN Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan pengerahan 25.000 tentara ke wilayah pesisir Karibia dan perbatasan Kolombia.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa jet-jet tempur Venezuela akan ditembak jatuh jika mendekati kapal perang AS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Kelompok HAM Foro Penal mengonfirmasi pembebasan setidaknya 80 tahanan politik di Venezuela menyusul tekanan dari Amerika Serikat.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Pascapenangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan mengunjungi AS. Trump prioritaskan akses minyak di tengah ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved