Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Uni Eropa Bela Denmark dan Greenland dari Intervensi AS

Media Indonesia
23/12/2025 22:52
Uni Eropa Bela Denmark dan Greenland dari Intervensi AS
Warga Greenland.(Al Jazeera)

UNI Eropa, Senin (22/12), menyatakan solidaritas kepada Denmark dan Greenland menyusul pengumuman Amerika Serikat (AS) mengenai penunjukan utusan khusus untuk wilayah tersebut.

"Kami terus berdiri dalam solidaritas dengan Denmark dan Greenland. Greenland adalah wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark. Setiap perubahan atas status tersebut hanya dapat diputuskan oleh warga Greenland dan Denmark," ujar Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas melalui platform X.

Ia menambahkan, Uni Eropa berharap seluruh mitra menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah serta mematuhi komitmen internasional sebagaimana diatur antara lain dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Perjanjian Atlantik Utara.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen turut menggemakan pernyataan tersebut dengan menegaskan bahwa keamanan kawasan Arktik tetap menjadi prioritas utama Uni Eropa.

"Keamanan Arktik tetap menjadi prioritas utama bagi Uni Eropa dan kami ingin bekerja sama dengan sekutu serta mitra dalam isu ini," kata von der Leyen.

Ia juga menekankan bahwa keutuhan wilayah dan kedaulatan merupakan prinsip fundamental hukum internasional yang penting tidak hanya bagi Uni Eropa, tetapi juga bagi negara-negara di seluruh dunia.

"Kami berdiri sepenuhnya dalam solidaritas dengan Denmark dan rakyat Greenland," tambahnya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Gubernur Louisiana Jeff Landry akan menjabat sebagai utusan khusus AS untuk Greenland.

Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyebut Landry memahami betapa pentingnya Greenland bagi keamanan nasional AS dan akan secara kuat memperjuangkan kepentingan negara demi menjamin keselamatan sekutu dan komunitas internasional yang lebih luas.

Greenland, wilayah otonom di bawah kedaulatan Denmark, menarik perhatian AS karena letaknya yang strategis serta kekayaan sumber daya mineralnya.

Trump sebelumnya menyebut kepemilikan Greenland sebagai keharusan mutlak bagi keamanan ekonomi AS, bahkan mengibaratkannya seperti kesepakatan properti besar.

Denmark dan Greenland secara tegas telah menolak setiap usulan penjualan wilayah itu serta menegaskan kembali kedaulatan Denmark atas pulau tersebut. (Anadolu/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik