Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BELGIA akan mempersiapkan 1.500 pasukan untuk pengerahan cepat di dalam wilayah tanggung jawab NATO pada 2026. Ini dikatakan Menteri Pertahanan Belgia Theo Francken.
"Pada saat yang sama, satu batalyon infanteri mekanis lengkap dengan semua unit pendukung akan disiagakan untuk kemungkinan pengerahan dalam dua gelombang jika diperlukan."
"Secara total, 1.500 personel militer akan siap dikerahkan di mana saja di wilayah Euro-Atlantik dalam waktu nol hingga 30 hari," kata Francken dalam wawancara dengan surat kabar La Libre yang terbit pada Jumat (12/12).
Selain itu, Belgia juga akan mengerahkan satu skuadron F-16 ke sayap timur NATO di dekat perbatasan Rusia pada 2026.
"Selain itu, Belgia (pada 2026) akan melakukan dua misi patrol udara yang melibatkan armada F-16-nya. Detasemen pertama yang terdiri dari empat F-16 didukung oleh sekitar 100 tentara, akan difokuskan pada Kutub Utara, beroperasi dari Islandia."
"Detasemen kedua akan difokuskan langsung pada sayap timur dan berbasis di Lituania atau Polandia. Keputusan akhir mengenai hal ini belum dibuat," katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia menyatakan aktivitas NATO yang belum pernah terjadi di sepanjang perbatasan baratnya. Aliansi tersebut memperluas inisiatifnya dan menyebutnya sebagai pencegahan agresi Rusia.
Otoritas Rusia telah berulang kali menyatakan keprihatinan terhadap peningkatan kekuatan blok militer-politik di Eropa.
Kremlin menyatakan bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang berpotensi membahayakan kepentingannya. (Sputnik-OANA/Ant/I-2)
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Donald Trump pertimbangkan AS keluar dari NATO setelah sekutu tolak amankan Selat Hormuz. Ia tegaskan militer AS tidak butuh bantuan siapa pun dalam konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump meluapkan kekecewaan setelah negara-negara NATO menolak bantuannya di Selat Hormuz. Trump sebut NATO buat kesalahan konyol.
Presiden Donald Trump mengkritik sekutu NATO yang enggan terlibat militer di Selat Hormuz saat harga minyak melonjak akibat konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Kanselir Jerman Friedrich Merz dan pemimpin NATO desak Donald Trump batalkan penangguhan sanksi minyak Rusia demi menjaga tekanan internasional terhadap Kremlin.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
MenteriĀ ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved