Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Venezuela mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta agar wilayah udara negara tersebut dianggap tertutup. Caracas menilai pernyataan itu sebagai bentuk “ancaman kolonialis” yang tidak berdasar dan melanggar hukum internasional.
Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Venezuela menyebut komentar Trump sebagai “agresi lain yang bersifat ekstravagant, ilegal, dan tidak dapat dibenarkan terhadap rakyat Venezuela”.
Secara hukum, Amerika Serikat tidak memiliki kewenangan untuk menutup wilayah udara negara lain. Namun unggahan Trump di platform Truth Social dinilai dapat menimbulkan ketidakpastian perjalanan dan membuat maskapai enggan beroperasi menuju Venezuela. Dalam unggahannya, Trump menulis: “Kepada seluruh Maskapai, Pilot, Pengedar Narkoba, dan Penyelundup Manusia, mohon anggap WILAYAH UDARA DI ATAS DAN SEKITAR VENEZUELA SEBAGAI TERTUTUP SEPENUHNYA.”
Pernyataan Trump muncul beberapa hari setelah Badan Penerbangan Federal AS (FAA) memperingatkan adanya “peningkatan aktivitas militer di dan sekitar Venezuela”. Pada Rabu, pemerintah Venezuela juga melarang enam maskapai internasional, Iberia, TAP Portugal, Gol, Latam, Avianca, dan Turkish Airlines, untuk mendarat karena tidak memenuhi tenggat 48 jam yang ditetapkan untuk kembali membuka penerbangan.
Di sisi lain, Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan Karibia. Washington mengerahkan kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald Ford, beserta sekitar 15.000 personel militer ke wilayah yang berada dalam jarak tembak Venezuela. Pemerintah AS menyatakan pengerahan ini bertujuan memerangi penyelundupan narkotika, sementara Presiden Nicolás Maduro menilai klaim tersebut hanya dalih untuk menggulingkannya.
Trump juga memperingatkan bahwa upaya AS untuk menghentikan dugaan penyelundupan narkoba Venezuela “melalui darat” akan dimulai dalam waktu dekat. Militer AS mengaku telah melakukan sedikitnya 21 serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkoba dan menewaskan lebih dari 80 orang, meski belum memberikan bukti bahwa kapal-kapal tersebut benar-benar mengangkut narkotika.
Venezuela meyakini langkah AS merupakan upaya politik untuk menjatuhkan Maduro. Pemilihan ulang Presiden Venezuela tahun lalu sendiri telah ditolak oleh oposisi negara itu dan sejumlah pemerintahan asing sebagai tidak sah.
Selain itu, AS menetapkan Cartel de los Soles atau Kartel Matahari, kelompok yang dituding dipimpin Maduro, sebagai organisasi teroris asing. Dengan label ini, aparat penegak hukum dan militer AS memperoleh kewenangan lebih luas untuk menargetkan dan membongkar jaringan tersebut. Venezuela “secara tegas dan mutlak menolak” penetapan tersebut.
Menteri Dalam Negeri dan Kehakiman Venezuela, Diosdado Cabello, yang dituduh sebagai salah satu tokoh kunci dalam kartel, kembali menegaskan keberadaan kelompok itu hanyalah “sebuah ciptaan”. Namun Departemen Luar Negeri AS tetap bersikukuh bahwa Cartel de los Soles benar-benar ada dan telah “merusak institusi militer, intelijen, legislatif, dan kehakiman Venezuela”. (BBC/Z-2)
Militer AS kembali meluncurkan serangan mematikan terhadap kapal terduga pengedar narkoba di Samudra Pasifik. Korban tewas dalam operasi ini mencapai 121 orang.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
BINTANG global asal Puerto Rico, Bad Bunny, sukses menyulap panggung Super Bowl 2026 di California menjadi pesta jalanan raksasa.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Taipan media Jimmy Lai dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional. Dunia internasional kini menanti langkah Donald Trump.
Hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari penjara, tokoh oposisi Venezuela Juan Pablo Guanipa kembali ditangkap paksa oleh pria bersenjata.
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Narasi pemerintah AS terkait penembakan dua imigran Venezuela di Oregon runtuh di pengadilan. Tak ada bukti keterlibatan geng Tren de Aragua seperti yang diklaim DHS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved