Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Perkuat Aliansi dengan Trump, Javier Milei Targetkan Argentina Jadi Pemain Utama Dunia

Thalatie K Yani
02/3/2026 12:21
Perkuat Aliansi dengan Trump, Javier Milei Targetkan Argentina Jadi Pemain Utama Dunia
Presiden Argentina Javier Milei umumkan aliansi strategis dengan AS di bawah Donald Trump sebagai kebijakan negara. (Media Sosial X)

PRESIDEN Argentina, Javier Milei, menegaskan ambisinya untuk menjadikan "aliansi strategis" dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump sebagai kebijakan resmi negara. Hal ini disampaikan Milei dalam pidato kenegaraan di hadapan parlemen pada Minggu waktu setempat.

Dalam pidatonya, Milei menyoroti posisi geopolitik Argentina yang krusial. Ia memandang Atlantik Selatan sebagai medan tempur strategis dalam beberapa dekade mendatang dan menegaskan Argentina harus menjadi pemain kunci di wilayah tersebut.

"Kita harus menciptakan abad Amerika: Make Americas Great Again, dari Alaska hingga Tierra del Fuego," ujar Milei.

Ia menambahkan bahwa Argentina memiliki modal besar untuk mendukung aliansi ini. "Kita memiliki mineral kritis yang dibutuhkan Barat. Kita memiliki energi, gas, minyak, tenaga nuklir, dan energi terbarukan, untuk memasok rantai produksi skala besar."

Dukungan Terhadap AS dan Kewaspadaan Tinggi

Sejalan dengan aliansi tersebut, pemerintah Milei memberikan dukungan penuh terhadap serangan Amerika Serikat ke Iran yang dimulai Sabtu lalu. Langkah ini menempatkan Argentina dalam status siaga tinggi.

Keputusan ini juga dilatarbelakangi sejarah kelam, di mana Argentina, yang memiliki komunitas Yahudi terbesar di Amerika Latin, menuduh Iran dan Hizbullah sebagai dalang pengeboman pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires tahun 1994 yang menewaskan 85 orang.

90 Paket Reformasi untuk 50 Tahun ke Depan

Selain isu luar negeri, Milei mengumumkan paket ambisius berisi 90 reformasi yang dirancang untuk "mendesain ulang" Argentina dalam 50 tahun ke depan. Reformasi ini mencakup sektor ekonomi, pajak, hukum pidana, sistem pemilu, pendidikan, hingga pertahanan.

"Akan ada sembilan bulan tanpa henti untuk reformasi struktural yang akan membentuk kembali arsitektur institusional Argentina Baru," tegasnya di tengah interupsi dari anggota parlemen oposisi.

Meski tahun 2025 sempat diwarnai tuduhan korupsi pejabat dan ketidakstabilan mata uang, Milei kini berada dalam posisi politik yang kuat pasca-kemenangan dalam pemilu sela Oktober lalu.

Kontroversi UU Modernisasi Tenaga Kerja

Pekan lalu, Kongres Argentina resmi mengesahkan UU Modernisasi Tenaga Kerja yang menjadi andalan Milei. Aturan ini memungkinkan jam kerja hingga 12 jam, pengurangan uang pesangon, pembatasan hak mogok kerja, dan penurunan pajak pemberi kerja.

Meski diklaim akan mendorong penyerapan tenaga kerja, undang-undang ini memicu gelombang protes besar-besaran di jalanan selama dua pekan terakhir. Para demonstran menganggap kebijakan tersebut sebagai kemunduran bagi hak-hak pekerja di Argentina. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya