Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 21 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat rangkaian serangan udara Israel pada Sabtu waktu setempat. Insiden itu terjadi saat Hamas dan Israel kembali saling menuduh melanggar gencatan senjata.
Militer Israel mengeklaim seorang bersenjata melintasi zona garis kuning dan melepaskan tembakan ke arah tentara. Insiden yang terjadi di jalur distribusi bantuan kemanusiaan di Gaza selatan itu memicu serangan balasan.
"Sebanyak 21 syahid malam ini dalam lima serangan udara Israel yang terpisah. Ini pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata di Gaza," kata juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal.
Serangan pertama menyasar sebuah kendaraan di kawasan Al-Rimal, Gaza Barat, menewaskan lima orang. Tujuh orang jugq tewas dalam serangan ke sebuah rumah di Nuseirat, Gaza tengah. Empat orang lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah apartemen di Distrik Al-Nasr, Gaza Barat.
Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya mencatat sebanyak 312 warga tewas oleh tembakan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.
Di Kota Deir el-Balah, satu rumah kembali menjadi sasaran serangan. Di Rumah Sakit Al-Aqsa, anak-anak dibawa dengan ambulans dan dipindahkan menggunakan tandu. Juru bicara Kementerian Kesehatan, Khalil al-Daqran, mengatakan lebih dari 20 korban luka masuk ke rumah sakit sebagian besar perempuan dan anak-anak.
“Di antara para korban, banyak luka berat di kepala dan dada,” ujarnya.
Dari Tel Aviv, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Hamas melanggar perjanjian gencatan senjata.
“Hamas kembali melanggar gencatan senjata, mengirim seorang teroris ke wilayah yang dikuasai Israel untuk menyerang prajurit IDF,” demikian pernyataan resmi kantor Netanyahu.
Kementerian Luar Negeri Palestina di Tepi Barat mengecam serangan tersebut dan meminta komunitas internasional memberi tekanan segera terhadap Israel.
Sementara itu, Hamas menyatakan eskalasi serangan Israel sebagai upaya merusak gencatan senjata.
“Kami menyeru para mediator untuk segera campur tangan dan menekan agar pelanggaran ini dihentikan sekarang juga,” kata pernyataan Hamas.
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menilai pelaksanaan gencatan senjata masih terkendala izin, persetujuan impor bantuan, dan terbatasnya titik penyeberangan yang beroperasi.
Meski gencatan senjata berlaku, frustrasi masih dirasakan warga Gaza karena bantuan masih sulit didapatkan. Di Khan Yunis, Jihad Abed Al-Aziz, 55, yang mengungsi ke Gaza selatan, mengaku kecewa saat mengantre makanan.
“Gencatan senjata tidak ada gunanya. Tidak ada cukup makanan, bantuan, atau kebutuhan dasar. Kami kehilangan pekerjaan, rumah, dan seluruh hidup kami. Hidup ini tidak punya arti lagi," tuturnya. (AFP/I-1)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved