Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK berwenang Israel mengatakan bahwa penggerebekan kamp Jenin, Tulkarem, dan Nur Shams di Tepi Barat bertujuan membasmi kelompok-kelompok bersenjata Palestina dan membongkar infrastruktur yang dapat digunakan untuk melakukan serangan terhadap pasukan Israel.
"Operasi tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa teroris mengeksploitasi medan dan lingkungan kamp yang padat penduduk, yang membatasi kebebasan bertindak (militer)," kata tentara Israel dalam pernyataan kepada Human Rights Watch (HRW).
Namun, kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan dalam laporan Kamis (21/11) bahwa militer gagal menunjukkan kehadiran di tiga kamp pengungsian yang menjadi sasaran militer, yaitu pejuang Palestina dan senjata serta perlengkapan militer, yang akan membenarkan pemindahan paksa seluruh penduduk kamp.
Laporan itu juga menyatakan bahwa Israel, sebagai kekuatan pendudukan di Tepi Barat, gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional untuk mengevakuasi warga sipil dengan aman dan kemudian mengizinkan mereka kembali ke rumah mereka setelah permusuhan berakhir.
Warga Palestina yang mengungsi melaporkan bahwa mereka hanya diberi waktu beberapa menit untuk meninggalkan kamp, sering kali di bawah ancaman kekerasan. Mereka menyaksikan kehancuran berskala luas.
Pengusiran paksa warga Palestina oleh militer Israel dari tiga kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki tersebut awal tahun ini merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Demikian pernyataan HRW.
Dalam laporan setebal 105 halaman yang dirilis pada Kamis, kelompok hak asasi manusia tersebut menyatakan bahwa militer Israel telah memaksa 32.000 warga Palestina meninggalkan rumah mereka di kamp pengungsi Jenin, Tulkarem, dan Nur Shams, mulai Januari tahun ini.
Pengusiran paksa tersebut dilakukan, "Tanpa memperhatikan perlindungan hukum internasional," dan Israel tidak mengizinkan penduduk untuk kembali, kata Nadia Hardman, peneliti senior hak-hak pengungsi dan migran di HRW.
Citra satelit juga menunjukkan bahwa lebih dari 850 rumah dan bangunan lain hancur atau rusak berat di tiga kamp pengungsi yang menjadi sasaran militer Israel.
"Dengan perhatian global yang terfokus pada Gaza, pasukan Israel telah melakukan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan pembersihan etnis di Tepi Barat yang seharusnya diselidiki dan dituntut," kata Hardman.
Laporan ini muncul ketika warga Palestina di Tepi Barat menghadapi gelombang kekerasan militer dan pemukim Israel yang semakin intensif di tengah bayang-bayang perang Gaza yang telah menewaskan lebih dari 69.000 orang di daerah kantong pantai tersebut sejak Oktober 2023.
Anggota pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga telah mendesak pencaplokan resmi Tepi Barat. Menurut para ahli, Tepi Barat sudah berada di bawah sistem aneksasi de facto dan apartheid.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa warga Palestina di Tepi Barat menghadapi risiko pembersihan etnis yang lebih tinggi di tengah kekerasan tersebut.
"Selama beberapa tahun terakhir, kami menyaksikan dampak dari pasukan dan pemukim Israel yang mengerahkan kekuatan dan kendali yang semakin besar terhadap rakyat Palestina," ujar Simona Onidi, koordinator proyek Dokter Lintas Batas (MSF) di Jenin dan Tulkarem, pada September.
"Tindakan-tindakan ini berakar dalam proses kolonial-pemukim yang lebih luas. Risiko pembersihan etnis, melalui pemindahan paksa komunitas Palestina, akan memperkuat perubahan demografis permanen," kata Onidi. (Al Jazeera/I-2)
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Kesaksian memilukan warga Palestina, Abu al-Kebash, yang menjadi korban kekerasan seksual dan penyiksaan oleh puluhan pemukim Israel bertopeng di Tepi Barat.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Serangan pemukim Israel di Tepi Barat tewaskan 3 warga Palestina di Abu Falah. Militer Israel sebut insiden ini tak bisa ditoleransi. Simak kronologinya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved