Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Libanon Joseph Aoun mengecam keras gelombang serangan udara yang dilancarkan Israel di wilayah selatan negaranya, Kamis (6/11) waktu setempat. Aoun menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional sekaligus kejahatan politik yang tidak bermoral.
“Yang dilakukan Israel hari ini di Libanon selatan bukan hanya kejahatan menurut hukum internasional, tetapi juga tindakan politik yang menjijikkan,” kata Aoun dalam pernyataannya di platform X.
Aoun menegaskan Libanon tetap membuka ruang untuk dialog dan penyelesaian diplomatik namun Israel terus menunjukkan sikap agresif terhadap kedaulatan negaranya.
“Hampir setahun sejak gencatan senjata diberlakukan, Israel tak henti menunjukkan penolakannya terhadap kesepakatan antara kedua negara, pesan kalian sudah kami terima,” tandasnya.
Sikap keras Beirut muncul setelah militer Israel (IDF) melancarkan rentetan serangan terhadap fasilitas dan gudang senjata milik kelompok bersenjata Hizbullah di selatan Libanon.
IDF menuding kelompok pro-Iran itu melanggar kesepakatan gencatan senjata dan menegaskan akan meningkatkan operasi militer bila tidak segera dilucuti oleh tentara Libanon.
Seorang pejabat senior IDF kepada Channel 12 News mengatakan serangan Kamis itu baru sekadar pemanasan dari operasi yang lebih besar.
“Jika militer Libanon tidak melucuti Hezbollah dan gagal memenuhi kesepakatan gencatan senjata, Israel dengan dukungan Amerika Serikat akan menyerang sasaran Hizbullah di seluruh wilayah Libanon, termasuk Beirut,” ujarnya.
Menurut laporan media Israel, Tel Aviv telah memberikan ultimatum kepada Beirut agar pasukan bersenjata Libanon meningkatkan upaya pengendalian terhadap Hizbullah. Jika tidak, operasi militer besar-besaran akan segera dilakukan.
Kecaman Aoun menambah tekanan politik atas situasi yang kian memanas di perbatasan. Meski gencatan senjata disepakati hampir setahun lalu, aksi balasan antara Israel dan Hizbullah terus berulang hingga memunculkan kekhawatiran pecahnya kembali konflik terbuka. (I-3)
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Israel mengabaikan seruan untuk menghentikan agresinya terhadap Libanon.
PRESIDEN Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan Kementerian Luar Negeri mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB terkait pembangunan tembok oleh Israel
PRESIDEN Libanon Joseph Aoun menandatangani dekrit perihal Perdana Menteri terpilih Libanon Nawaf Salam untuk membentuk pemerintahan baru.
PRESIDEN Libanon Joseph Aoun memerintahkan unit-unit militer di sepanjang perbatasan utara dan timur untuk merespons sumber-sumber tembakan yang berasal dari wilayah Suriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved