Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HUNGARIA dan Slowakia menentang rencana Uni Eropa menghentikan pasokan energi bagi Rusia di tengah meningkatnya tekanan dari pemerintah Amerika Serikat agar sekutu berhenti membeli energi ‘Negeri Beruang Merah’.
Hungaria dan Slowakia masih menjadi salah satu dari sedikit negara Eropa dan anggota Uni Eropa yang tetap mengimpor minyak dan gas Rusia setelah invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina pada 2022.
Pemimpin kedua negara tersebut kembali mengkritik Uni Eropa, Minggu (28/9), atas rencana blok tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada energi Rusia.
Berbicara pada peringatan 130 tahun Jembatan Maria Valeria, yang menghubungkan Sturovo, Slovakia, dan Esztergom, Hungaria, Perdana Menteri Slowakia Robert Fico mengataka, "Tidak seorang pun boleh mendikte kami dari mana harus membeli minyak dan gas. Karena menurut hukum internasional, negara berdaulatlah yang menentukan bauran energinya."
"Dan saya sependapat dengan Perdana Menteri Hungaria bahwa keputusan ideologis politik untuk sepenuhnya memisahkan Eropa dari minyak dan gas Rusia tidak hanya akan sangat merugikan Hungaria dan Slowakia, tetapi juga akan secara signifikan merusak seluruh Uni Eropa," imbuhnya seperti dikutip Euronews.
Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menyuarakan kekhawatiran tersebut, menuduh Brussels menerapkan kebijakan yang akan merusak kawasan. "Seperti kekaisaran-kekaisaran lama yang memerintah kita, kini Uni Eropa telah menjadi proyek perang. Sekarang, ketika Brussels berbicara tentang perdamaian di Eropa, itu sebenarnya berarti perang," kata Orban.
Komisi Eropa mengumumkan pekan lalu bahwa mereka sedang bersiap untuk mengenakan tarif atas impor minyak Rusia yang masih mengalir ke Uni Eropa melalui Hungaria dan Slowakia.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden Donald Trump, yang telah mendesak sekutu NATO untuk berhenti membeli energi Rusia, dengan alasan perang di Ukraina dapat berakhir jika Moskow terputus sepenuhnya.
Baik Orban maupun Fico menentang langkah cepat untuk menghentikan pasokan energi Rusia, dengan alasan biaya ekonomi dan keamanan energi.
Budapest mengatakan kendala geografis dan infrastruktur membuat transisi dari pasokan Rusia hampir mustahil. Para kritikus berpendapat sikap Hungaria dan Slowakia melemahkan posisi kolektif Eropa dalam menentang perang Rusia di Ukraina. (The Kyiv Independent/B-3)
Presiden AS Donald Trump membuka peluang bagi PM Hongaria Viktor Orban untuk membeli minyak Rusia, meski sanksi masih diberlakukan terhadap Moskow.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif impor atas barang-barang dari India menyusul pembelian minyak dari Rusia.
India menegaskan bahwa impor minyak dari Rusia merupakan kontrak jangka panjang.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Presiden Donald Trump mengaku menerima 'informasi buruk' terkait pengerahan pasukan Eropa ke Greenland.
Ketegangan memuncak! Donald Trump sebut AS tidak lagi murni memikirkan perdamaian setelah gagal raih Nobel, sambil terus mendesak kendali penuh atas Greenland.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat peringatan keras terkait wacana intervensi militer untuk mengambil alih Greenland
Ketegangan memuncak antara AS dan Eropa setelah Donald Trump mengancam tarif impor demi menguasai Greenland. PM Denmark Mette Frederiksen tegaskan kedaulatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved