Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan mengejutkan di sela Sidang Umum PBB di New York, Selasa (23/9). Trump menegaskan Ukraina berpeluang merebut kembali seluruh wilayah yang diduduki Rusia sejak 2014. Pandangan ini menandai perubahan sikapnya, karena sebelumnya ia kerap menilai Ukraina perlu mengalah demi tercapainya perdamaian.
Melalui akun Truth Social, Trump menuliskan setelah memahami kondisi ekonomi dan militer kedua negara, ia yakin Ukraina mampu memenangkan perang dengan dukungan penuh Uni Eropa dan NATO. Ia bahkan menyebut Rusia kini tampak seperti “macan kertas” yang lemah secara finansial dan kesulitan mengakses bahan bakar.
“Dengan waktu, kesabaran, dan dukungan keuangan dari Eropa serta NATO, mengembalikan perbatasan Ukraina seperti semula sangat mungkin terjadi. Mengapa tidak?” tulis Trump.
Selain soal Ukraina, Trump juga mendorong agar NATO lebih berani menghadapi Rusia. Menjawab pertanyaan wartawan, ia mengatakan mendukung langkah menembak jatuh pesawat Rusia jika memasuki wilayah udara negara anggota aliansi. “Ya, saya mendukung itu,” ujar Trump saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Pernyataan ini lebih tegas dibanding sikap hati-hati yang ditunjukkan Sekjen NATO Mark Rutte. Rutte menekankan bahwa keputusan menembak jatuh pesawat harus berdasarkan analisis ancaman, termasuk tujuan, senjata yang dibawa, dan risiko bagi warga sipil.
Zelensky menyambut positif pernyataan Trump, menyebutnya sebagai “perubahan besar.” Ia menilai dukungan Trump bisa mengubah arah perang. “Trump adalah game changer itu sendiri,” kata Zelensky dalam konferensi pers.
Namun, tidak semua pejabat Amerika sejalan dengan pandangan Trump. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan perang tidak akan berakhir secara militer, melainkan melalui meja perundingan. Ia menyerukan semua pihak, termasuk Rusia, untuk mengambil langkah nyata menuju perdamaian.
Sejumlah pelanggaran wilayah udara oleh jet dan drone Rusia di Polandia, Estonia, hingga Skandinavia menambah panas situasi. Beberapa kali NATO harus mengerahkan jet tempur F-15 dan F-35 untuk mengintersep pesawat Rusia. Bahkan, dua bandara tersibuk di Skandinavia sempat ditutup akibat kemunculan drone misterius.
Negara-negara Eropa kini semakin waspada dan menegaskan kesiapan mereka mempertahankan wilayah NATO. “Kami memiliki semua sistem pertahanan untuk melindungi setiap jengkal wilayah sekutu,” ujar Rutte.
Sementara itu, Trump menegaskan AS akan tetap kuat mendukung NATO, meski ia menuntut negara-negara Eropa menanggung lebih banyak biaya keamanan dan bantuan militer bagi Ukraina. (CNN/Z-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
PIDATO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, memicu gelombang diskusi global. Ini fakta-faktanya.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved