Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov berharap ada kontak baru dengan Amerika Serikat terkait penyelesaian konflik di Ukraina.
Dalam wawancara dengan stasiun TV Rusia Pervyy pada Kamis (18/9), dia menyebut pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin 15 Agustus lalu di Anchorage, Alaska, berakhir dengan keputusan Trump untuk menunda penyelesaian itu.
"Saya pikir akan ada kontak lagi. Kami berpisah dengan pemahaman bahwa di Anchorage kami menerima logika yang dibawa Trump berdasarkan pemahaman atas akar masalah dan posisi kami. Dia tidak membantah logika ini. Trump mengatakan dia akan berkonsultasi dengan sekutu-sekutunya," kata Lavrov.
Dia menambahkan, negara-negara Eropa secara terbuka berusaha membujuk pemerintah AS agar tidak mengambil langkah konstruktif terhadap Rusia dalam konteks krisis Ukraina, tetapi sejauh ini tidak berhasil.
Dia mengatakan Trump menghadapi penentangan besar di dalam negeri. Di masa jabatan pertamanya, Trump menunjukkan keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan Rusia, tetapi deep state (negara dalam negara), yang menurut Lavrov jauh lebih kuat saat itu, berhasil menggagalkannya.
Menurut Lavrov, dalam persiapan untuk jabatan keduanya, Trump membentuk tim yang kuat, berpengaruh, dan sehaluan.
Namun, dia menilai ada beberapa orang yang melampaui wewenangnya, seperti Menteri Keuangan Scott Bessent, yang disebutnya melangkah di luar garis yang digariskan Presiden Donald Trump.
Lavrov menegaskan Trump memahami bahwa Rusia tidak berminat merebut wilayah Ukraina, tetapi hanya memastikan hak-hak masyarakat Rusia yang tinggal di sana.
"Dalam pembicaraan di Alaska, kami juga bilang bahwa Gereja Ortodoks Ukraina, yang diakui secara resmi, dilarang di Ukraina. Presiden AS sangat terkejut," kata Lavrov.
"Dia beberapa kali bertanya kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio apakah hal itu benar. Anda bisa melihat sikapnya terhadap hal semacam itu.
Lavrov menganggap Trump berusaha menghapus perang yang diciptakan secara artifisial oleh pendahulunya, Joe Biden, dan timnya, dari agenda pemerintahannya.
Mengenai konflik Palestina-Israel, Lavrov mengatakan hal itu urusan terpisah. "Itu tragedi, bencana kemanusiaan, seperti banyak krisis lain di dunia," katanya.
Lavrov menambahkan bahwa Trump dan timnya ingin memberi kontribusi dan mengambil inisiatif untuk mendamaikan pihak-pihak yang tampaknya sulit untuk didamaikan.
"Siapa yang bisa menolak gagasan bahwa perdamaian lebih baik daripada perang?" kata dia. (Anadolu/Ant/I-2)
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved