Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS iklim asal Swedia, Greta Thunberg mengeklaim bahwa dirinya telah dicegat dan diculik oleh militer Israel atau kelompok bersenjata pro-Israel saat berada di perairan internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Thunberg melalui sebuah video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, Senin (9/6) setelah kapal yang ditumpanginya menuju Gaza ditahan di laut.
Kapal yang dinaiki Thunberg diketahui membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan, minuman, pasokan medis, dan susu formula bayi. Bantuan tersebut ditujukan untuk warga sipil di Gaza yang mengalami krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan militer berkepanjangan dari Israel.
"Jika kalian melihat video ini, kami telah dicegat, dan diculik di perairan internasional oleh pasukan penjajah Israel atau pasukan yang mendukung Israel," kata Thunberg dalam video yang dipublikasikan pada Senin (9/6).
Dalam pernyataannya, Thunberg juga menyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya kepada pemerintah Swedia, agar segera bertindak untuk membebaskannya serta para aktivis lain yang turut berada di kapal bantuan tersebut.
Ia menegaskan pentingnya desakan diplomatik untuk menghentikan penahanan yang ia sebut sebagai penculikan oleh otoritas Israel.
"Greta meminta supaya dibebaskan beserta rekan-rekan aktivisnya di kapal kargo tujuan Gaza itu dari penculikan dan penahanan otoritas Israel sesegera mungkin," tulis laporan tersebut.
Kejadian ini menambah sorotan internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza dan meningkatnya ketegangan atas tindakan Israel dalam mencegah masuknya bantuan dari komunitas global.
"Greta adalah warga sipil tak bersenjata di sebuah kapal yang membawa kargo kemamusiaan, termasuk popok bayi, perlengkapan medis dan bantuan penyelematan nyawa lainnya untuk penduduk Gaza yang dikepung. Dia tidak menimbulkan ancaman dan beroperasi sepenuhnya sesuai hukum maritim, kemanusiaan dan hak asasi manusia internasioal," demikian postingan Greta di Instagram. (Fer/I-1)
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak merespons perihal rencana pengiriman pasukan perdamaian menyusul bergabungnya Indonesia dalam BoP.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
PADA 3 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan tertutup dengan spektrum organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved