Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan menyuarakan keinginannya untuk memfasilitasi pertemuan antara pemimpin Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina. Dia ingin mempertemukan Vladimir Putih dan Volodymyr Zelensky serta Donald Trump untuk mencari jalan keluar damai dari konflik yang telah berkepanjangan di Ukraina.
"Keinginan terbesar saya adalah mempertemukan Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky di Istanbul atau Ankara. Bahkan, jika mereka bersedia, saya ingin mengajak Trump untuk bergabung bersama mereka," ujar Erdogan dalam pernyataan resminya pada Senin (3/6) waktu setempat.
Pada Senin, Rusia dan Ukraina memang telah mengadakan pertemuan langsung di Istanbul tetapi di level delegasi.
Erdogan menyebut pertemuan di Istanbul sudah merupakan pencapaian penting, terutama setelah Ukraina melancarkan serangan drone yang diklaim sebagai salah satu serangan paling sukses terhadap wilayah strategis Rusia. Serangan tersebut menargetkan puluhan target strategis di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia.
"Pertemuan itu sudah merupakan keberhasilan tersendiri, mengingat yang terjadi sehari sebelumnya," kata Erdogan.
Dalam pertemuan delegasi Ukraina dan Rusia di Istanbul tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pertukaran tawanan, termasuk yang mengalami luka berat dan yang berusia di bawah 25 tahun.
Selain itu, kedua pihak juga akan menukar jenazah sekitar 6.000 tentara yang gugur dalam pertempuran.
"Angka-angka yang disampaikan baik oleh Rusia maupun Ukraina sangat penting. Ini menunjukkan betapa vitalnya pertemuan-pertemuan di Istanbul. Kami merasa bangga atas hal ini," tambah Erdogan.
Meski begitu, Rusia tetap bersikeras gencatan senjata penuh hanya dapat terwujud apabila pasukan Ukraina menarik diri dari empat wilayah yang saat ini sebagian telah diduduki oleh Moskow.
Keempat wilayah tersebut adalah Donetsk, Lugansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Dalam dokumen negosiasi yang diterbitkan oleh kantor berita pemerintah Rusia, Moskow menyerahkan memorandum kepada delegasi Ukraina yang menegaskan tuntutan maksimal Rusia atas penguasaan wilayah-wilayah tersebut. Dokumen itu diserahkan dalam putaran kedua pembicaraan langsung di Istanbul. (AFP/I-2)
KETEGANGAN di Timur Tengah meningkat tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran
Pemerintahan Trump dilaporkan menyiapkan pasukan darat AS untuk potensi serangan ke Iran, meski Gedung Putih menegaskan belum ada keputusan militer resmi.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia siap keluar dari Board of Peace (BoP) jika tidak menguntungkan kepentingan nasional dan perjuangan Palestina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Donald Trump dan PM Inggris Keir Starmer untuk segera bertemu di tengah ketegangan diplomatik terkait konflik Iran.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved