Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, diperkirakan akan menghadapi serangkaian penyelidikan kriminal, termasuk kemungkinan tuduhan pengkhianatan, setelah ia resmi dicopot dari jabatannya oleh Mahkamah Konstitusi.
Menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang dibacakan pada Jumat (4/4) tersebut, semua hak istimewa presiden yang melekat pada Yoon pun telah dicabut.
Putusan Mahkamah dikeluarkan 111 hari setelah Yoon mengumumkan darurat militer pada 3 Desember--sebuah tindakan yang memicu kerusuhan politik nasional dan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hak-hak konstitusional.
Dengan berakhirnya masa jabatannya sebagai presiden secara resmi, sebagian besar hak istimewa khusus yang diberikan kepada kepala negara yang sedang menjabat akan dicabut.
Hak atas Staf dan Uang Pensiun
Yoon tidak akan lagi berhak atas staf pendukung, termasuk ajudan resmi atau sopir, dan tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pensiun sebesar 95% dari gaji presiden. Ia juga akan kehilangan hak untuk dimakamkan di permakaman nasional seperti Permakaman Nasional Seoul.
Foto-foto Yoon, yang telah dipajang di ruang rapat dan di kantor komando militer, juga akan diturunkan. Meskipun Perdana Menteri Han Duck-soo, sebagai penjabat presiden, saat ini memegang otoritas komando atas militer, potretnya tidak akan dipajang di unit militer. Foto presiden baru akan dipajang setelah penggantinya terpilih.
Angkat Kaki dari Kediaman Presiden
Selain itu, Yoon diharuskan mengosongkan kediaman presiden di Hannam-dong, pusat Kota Seoul, meskipun tidak ada batas waktu khusus untuk angkat kaki dari sana. Mantan Presiden Park Geun-hye pindah ke kediaman pribadinya dua hari setelah Mahkamah Konstitusi menguatkan pemakzulannya pada 10 Maret 2017, karena pertimbangan keamanan dan pemeliharaan.
Adapun Yoon diperkirakan akan kembali ke kediaman pribadinya di Distrik Seocho di Seoul selatan. Namun, kepindahannya dari kediaman presiden mungkin tidak segera, karena laporan menunjukkan bahwa personel keamanan belum memulai persiapan terkait hal itu.
Perlindungan Keamanan
Meskipun dicopot dari jabatannya, Yoon akan tetap menerima perlindungan keamanan berdasarkan Undang-Undang tentang Perlakuan Terhormat terhadap Mantan Presiden. Langkah keamanan ini juga berlaku untuk ibu negara, Kim Keon Hee.
Pengamanan ini dijamin selama lima tahun dan dapat diperpanjang hingga 10 tahun jika kepala dinas keamanan menganggapnya perlu.
Namun, jika Yoon ditangkap selagi penyelidikan kriminal, perlindungan tersebut akan ditangguhkan selama masa penahanannya.
Penyelidikan Kriminal
Yoon juga kemungkinan akan menghadapi beberapa penyelidikan kriminal, dimulai dengan tuduhan pengkhianatan atas deklarasi darurat militer yang ditetapkannya. Penyelidikan terhadap skandal, termasuk yang melibatkan ibu negara dan orang yang memproklamirkan diri sebagai pemecah masalah politik Myung Tae-kyun, juga dapat dipercepat.
Meskipun Yoon terlindungi dari setiap tuntutan pidana selama masa jabatannya--kecuali untuk tuduhan pengkhianatan--pemecatannya dari jabatan kini telah membuka pintu untuk akuntabilitas hukum.
Tahun lalu, muncul tuduhan tentang campur tangan pemilu yang melibatkan Yoon, Kim, dan Myung, terkait manipulasi nominasi kandidat Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa untuk pemilihan sela 2022 dan pemilihan umum 10 April 2024.
Myung, yang saat ini sedang diselidiki, mengeklaim bahwa Yoon dan istrinya memberikan pengaruh yang tidak semestinya terhadap proses pencalonan.
"Begitu penyelidikan dimulai, kemungkinan besar Yoon dapat ditangkap," kata komentator politik Park Sang-byung.
"Selain penyalahgunaan kekuasaan, ada banyak tuduhan yang dapat dihadapinya. Seiring dengan perluasan penyelidikan terhadap Myung, perhatian pasti akan tertuju pada Yoon juga," tandasnya. (Korea Times/B-3)
Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena budaya populer Korea yang telah menghipnotis dunia, termasuk Indonesia di depan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.
Presiden Prabowo Subianto menempati posisi strategis di barisan depan pada sesi foto resmi Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) 2025.
LEE Jae Myung resmi menjabat Presiden Korea Selatan (Korsel), Rabu (4/6) usai memenangkan pemilihan presiden dan menggantikan Yoon Suk Yeol yang sebelumnya diberhentikan.
Pemerintahan konservatif sebelumnya dikenal dengan pendekatan keras terhadap Korea Utara, yang menyebabkan meningkatnya ketegangan.
MAHKAMAH Konstitusi Korea Selatan secara resmi memutuskan pada Jumat (4/4) untuk mencopot Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan dari jabatannya atas upayanya memberlakukan darurat militer
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved