Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden AS, Kamala Harris, merayakan berita tentang kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Dalam pernyataan, ia “bersyukur atas kerja para pejabat AS yang melalui diplomasi gigih memungkinkan kita mencapai momen penting ini.”
Harris menyatakan ia dan Presiden Joe Biden “tidak memiliki prioritas lebih tinggi selain keselamatan warga Amerika, dan bertekad agar semua sandera Amerika bisa dipulangkan sebagai bagian dari kesepakatan ini.”
Ia mengakui masih ada “banyak pekerjaan yang harus dilakukan” sebelum perdamaian dapat tercapai di kawasan tersebut, tetapi menambahkan: “Saya percaya kesepakatan ini dapat menjadi fondasi untuk membangun solusi dua negara yang menciptakan masa depan lebih damai bagi rakyat Israel dan Palestina.”
Diketahui, Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar berkomitmen untuk sepenuhnya melaksanakan ketiga tahap dari kesepakatan gencatan senjata Gaza untuk pertukaran sandera.
Pernyataan bersama yang dirilis oleh ketiga negara pada Rabu menyebutkan kesepakatan tersebut diharapkan mulai berlaku pada 19 Januari dan mencakup tiga tahap.
“Pada tahap pertama, yang berlangsung selama 42 hari, termasuk gencatan senjata, penarikan dan redeployment pasukan Israel dari daerah padat penduduk, pembebasan sandera dan pertukaran tahanan serta narapidana, pertukaran jenazah, pemulangan pengungsi internal ke tempat tinggal mereka di Jalur Gaza, dan memfasilitasi keberangkatan pasien serta korban luka untuk menerima perawatan,” bunyi pernyataan bersama itu.
Tahap pertama juga mencakup “meningkatkan masuk dan distribusi bantuan kemanusiaan secara aman dan efektif dalam skala besar di seluruh Jalur Gaza, merehabilitasi rumah sakit, pusat kesehatan, dan toko roti, mendatangkan pasokan pertahanan sipil dan bahan bakar, serta menyediakan tempat tinggal bagi pengungsi yang kehilangan rumah akibat perang,” tambah pernyataan tersebut.
Mediator dari ketiga negara akan bekerja bersama “untuk memastikan bahwa ketiga tahapnya akan sepenuhnya dilaksanakan oleh kedua pihak,” demikian dinyatakan. (CNN/Z-3)
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Gencatan senjata penuh akan segera berlaku setelah usulan Zelensky disetujui.
Lebih dari 900.000 warga terpaksa mengungsi di kedua sisi perbatasan akibat konflik Kamboja dan Thailand.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
KAMBOJA menutup seluruh perlintasan perbatasan dengan Thailand setelah Bangkok membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait tercapainya gencatan senjata.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved