Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI protes melanda kota-kota di Eropa termasuk Stockholm, Helsinki, Paris, Jenewa dan Istanbul, sebagai tanggapan atas serangan Israel di Jalur Gaza dan Libanon, Sabtu (28/9). Para demonstran menyatakan kemarahan dan menuntut diakhirinya kekerasan, menggambarkan situasi tersebut sebagai genosida dan mendesak tindakan global.
Ratusan orang berbaris dari Odenplan ke Kedutaan Besar Israel di Stockholm, melambaikan bendera Palestina dan Libanon. "Hands off Libanon" dan "Free Palestine" menjadi pesan utama yang digaungkan para demonstran. Seniman dan aktivis Swedia Samuel Girma menyebut Israel sebagai negara teroris dan mendesak pemboikotan perdagangan dengan Israel menyusul "serangan teroris di Beirut dan Libanon.
Dokter Swedia Uno Horn mengecam operasi Israel. "Mereka membunuh anak-anak. Itu bukan perang; itu serangan teror," katanya, dilansir Anadolu, Senin (30/9).
Baca juga : Dewan Eropa: Israel tidak akan Aman tanpa Berdamai dengan Palestina
Protes serupa terjadi di Helsinki, tempat para demonstran menuntut diakhirinya segera operasi Israel di Libanon. Di Paris, para pengunjuk rasa berkumpul di dekat Innocents Fountain, sambil memegang spanduk bertuliskan: "Akhiri genosida di Gaza" dan "Boikot Israel."
Banyak yang mengenakan keffiyeh dan membawa gambar jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh, yang dibunuh oleh pasukan Israel pada 2022. Seorang demonstran, Cyrena, mengecam kebungkaman Barat. "Saya punya teman dan kolega Libanon yang keluarganya terjebak di sana, dan Barat masih saja tidak aktif," katanya.
Di samping itu, yang diselenggarakan oleh Komite Aksi Palestina, para pengunjuk rasa berbaris dari Stasiun Metro Levent ke Konsulat Israel di Istanbul, meneriakkan: "Pembunuh Israel, keluar dari Palestina" dan "Pembunuh Israel, keluar dari Libanon."
Baca juga : Eropa: Tanpa Negara Palestina, Israel Selalu Terancam
Sambil membawa bendera Palestina berukuran besar, mereka membentangkan spanduk bertuliskan: "Israel yang melakukan genosida akan dimintai pertanggungjawaban, rakyat Palestina dan Libanon yang melawan akan menang."
Umit Dogru, anggota Komite Aksi Palestina, menekankan bahwa Israel, yang didukung oleh kekuatan imperialis, adalah "mesin pembunuh" yang bertanggung jawab atas kehancuran yang meluas di wilayah tersebut.
Ia memuji ketangguhan rakyat Palestina dan Libanon, dan menyatakan bahwa perjuangan mereka untuk kebebasan dan keadilan terus menginspirasi harapan di seluruh dunia.
Baca juga : Greta Thunberg Desak Diakhirinya Genosida di Gaza
LSM Turki Human Movie Team mengorganisir protes di depan Kantor PBB di Jenewa terhadap serangan Israel di Gaza, yang telah berlangsung selama satu tahun.
Pesertanya termasuk anggota dari Türkiye dan Komunitas Muslim Swiss, yang membawa bendera dan spanduk Palestina dan mereka menuntut tindakan terhadap kekerasan yang dihadapi warga sipil.
"Sudah 356 hari sejak genosida dimulai di Gaza, dengan hampir 42.000 warga Palestina terbunuh menurut catatan resmi," kata Tulay Gokcimen, menurut pendiri Human Movie Team.
Baca juga : Hampir 1.000 Petugas Medis Tewas di Gaza
Ia mengecam Israel karena mengebom rumah sakit dan memutus akses terhadap kebutuhan penting seperti makanan, air, dan obat-obatan, yang telah menyebabkan penderitaan dan kematian yang meluas bagi warga Palestina.
Akademisi Enes Yalman menekankan pentingnya tidak menormalisasi genosida. "Kami tidak akan pernah menerima ini. Ini adalah kewajiban moral kami sebagai manusia," katanya, dan mendesak tekanan berkelanjutan pada PBB dan organisasi internasional untuk bertindak melawan kekerasan tersebut.
Para pengunjuk rasa di seluruh kota mendesak pemerintah mereka untuk menghentikan kesepakatan senjata dengan Israel dan menentang meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut. (I-2)
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunjuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair untuk memegang peran penting dalam penataan Gaza pascaperang.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Rencana Trump tentang Gaza menyerukan tata kelola internasional sementara atas wilayah kantong Palestina dan pembentukan dewan perdamaian yang diketuai oleh dirinya.
Paus Leo XIV menyoroti memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dalam pidato Natalnya dan menegaskan solusi dua negara sebagai jalan damai Palestina-srael.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved