Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi menyatakan mengutuk keras serangan Israel di Lebanon yang meneewaskan ratusan orang. Indonesia, imbuhnya, bersama negara lain di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk merespons hal itu.
"Indonesia mengutuk keras serangan israel ke lebanon dan kita mengajak semua negara dan juga PBB untuk memberikan respons yang cepat agar tidak semakin banyak korban lagi yang terjadi atas serangan-serangan Israel," tegas Jokowi saat menghadiri acara groundbreaking di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (15/9).
Baca juga : Pascaserangan Israel, Jokowi Hubungi Menlu untuk Pulangkan WNI dari Lebanon
Presiden menyampaikan telah menghubungi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi terkait serangan Israel di Lebanon. Menurut Jokowi, Indonesia akan segera memproses kepulangan warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon.
Baca juga : Jokowi: Indonesia Kutuk Keras Serangan Israel ke Libanon
"Saya sudah telepon ke bu menlu, itu juga dalam proses," ujar Presiden Jokowi.
Baca juga : PBB: Libanon Jangan Bernasib Serupa Gaza
Seperti diberitakan, Israel secara dramatis meningkatkan serangan udara ke Lebanon hingga memicu serangan balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Hizbullah.
Baca juga : UNICEF: Anak-anak Libanon Hadapi Bencana Buatan Israel
Pesawat-pesawat tempur Israel menggempur Lebanon selatan hingga utara sepanjang Senin, yang Israel sebut ditujukan untuk menyerang sasaran-sasaran Hizbullah.
Pihak berwenang Lebanon mengatakan sedikitnya 356 orang, termasuk 21 anak-anak, tewas dan 1.246 orang lainnya luka-luka akibat gempuran tersebut.
Ribuan orang terpaksa lari menyelamatkan diri. (H-3)
Macron sebelumnya menyatakan di media sosial bahwa ia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani.
Tewasnya Ali Larijani dalam serangan udara Israel memperdalam krisis kepemimpinan di Iran. Simak dampaknya terhadap nasib perang dan gejolak domestik Teheran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Korban tewas di Lebanon tembus 773 jiwa, termasuk 103 anak-anak. PBB ajukan bantuan darurat $325 juta saat 1 juta warga mengungsi akibat serangan Israel. Simak laporan lengkapnya.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
GENCATAN senjata permanen antara Israel dan Hizbullah Lebanon dijadwalkan pada Rabu (27/11). Kesepakatan gencatan senjata resmi disepakati.
PASUKAN penjaga perdamaian PBB akan tetap berada di semua posisi di Lebanon meskipun ada seruan Israel agar mereka pindah, di tengah meningkatnya pertempuran antara Israel dan Hizbullah.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Sabtu (12/10) menyatakan bahwa Teheran mendukung apapun keputusan pemerintah dan kelompok perlawanan di Lebanon di tengah serangan Israel.
Kemlu RI mengatakan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut kembali berhasil mengevakuasi 14 warga negara Indonesia (WNI) dari Lebanon.
Spanyol mendesak Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk merespons secara konkret dan melakukan intervensi terkait serangan darat tentara Israel ke Lebanon.
Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Hariyanto mengatakan prajurit TNI siap mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Libanon untuk dipulangkan ke tanah air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved